Deretan Fakta Bayi Yang Jarang Diketahui

Memiliki momongan adalah hal yang diinginkan oleh semua pasangan yang telah menikah. Ini dikarenakan kehadiran anak membuat kebahagiaan rumahtangga semakin lengkap. Inilah yang menjadi alasan mengapa banyak pasangan melakukan berbagai upaya untuk menjalani program hamil. Dan, ketika anak lahir, ada banyak hal yang perlu diketahui orangtua utamanya orangtua yang kali pertama memiliki momongan. Namun lepas dari itu semua, tak banyak orang tua yang mengetahui fakta tentang bayi. Padahal bayi memiliki segudang fakta unik yang sangat mengejutkan. Akan tetapi, definisi dari bayi itu sendiri memiliki arti yang bervariasi.

Dalam konteks kedokteran, seseorang anak kecil dapat dikatakan masih bayi apabila umurnya baru berusia di bawah 28 hari dan disebut Neonata. Bayi mungil yang baru dilahirkan hanya memiliki ukuran sekitar 50 cm dengan berat beberapa kilogram. Bayi juga memiliki keunikan tersendiri yang mungkin diantara kita masih belum mengetahuinya. Berikut beberapa fakta unik yang wajib anda ketahui tentang bayi.

A. Bayi Yang Baru Lahir Mengenali Suara Sang Ibu

Bayi yang baru lahir memiliki indera penciuman yang lebih peka dibandingkan dengan orang dewasa. Bayi yang baru lahir dapat mengenali ibunya hanya dengan menggunakan indera penciuman maupun pendengarannya. Bayi juga menggunakan kepekaan indera penciumannya untuk menemukan puting susu ibunya saat hendak menyusui.

B. Bayi Yang Baru Lahir Memiliki Paling Sedikit Dua Buah Tanda Lahir

Tanda lahir yang dimiliki bayi biasanya berupa tahi lalat maupun bercak kemerahan ataupun kecokelatan pada kulit. Tanda lahir tersebutlah yang kemudian digunakan sebagai alat pengidentifikasi termudah saat seseorang hilang ataupun menjadi korban suatu bencana. Maka dari itu kita jangan menghilangkan tanda lahir tersebut sampai dia besar dan bahkan sampai mati karena itu kan menjadi tanda bahwa itu adalah dirinya, apa terjadi sesuatu yang tidak di inginkan misalnya kehilangan bayi maka kita atau orang lain akan mudah mencari dan mengidentifikasi dengan adanya tanda lahir itu tadi.

C. Bisa Membaca Bibir

Janet werker dari University of Columbia meneliti cara bayi memahami bahasa. Ia menemukan bahwa jika ibunya berbicara dua bahasa, bayi bisa membedakan perbedaan keduanya. Bayi berusia 4-6 bulan bisa membedakan dua bahasa secara visual saat menyaksikan video tanpa suara yang memperlihatkan seseorang bicara dua bahasa.

D. Bayi Bisa Membedakan Orang Baik Dan Jahat

Para peneliti dari Yale mengatakan bayi memiliki kemampuan terkait moralitas sejak usia enam bulan. Dalam sebuah studi, bayi diperlihatkan pertunjukkan boneka. Ada tiga boneka yang sedang berusaha mendaki bukit. Kadang, boneka kedua membantu boneka pertama untuk menaiki bukit. Lalu ada suatu ketika saat boneka ketiga berusaha menarik jatuh boneka kedua. Setelah menonton pertunjukkan ini beberapa kali, semua boneka itu diberikan kepada bayi. Para bayi hanya memilih boneka berkarakter baik.

E. Sebagian Bayi Suka Menoleh ke Kiri

Sekitar 15 persen bayi yang baru lahir suka memutar kepalanya ke arah kiri ketika tidur. Ini tampaknya berhubungan dengan gen, seperti halnya memiliki lesung pipit. Biasanya hal ini berlangsung selama beberapa bulan dan mungkin dapat membantu menjelaskan mengapa beberapa orang mengalami kidal.

F. Mereka Memiliki Lebih Banyak Sel-sel Otak Tertentu

Meskipun otak bayi akan membesar dua kali lipat ketimbang saat lahir, namun bayi sudah memiliki sebagian besar sel-sel saraf yang membawa pesan-pesan listrik. Banyak neuron tidak akan diganti karena mati, sehingga orang dewasa memiliki lebih sedikit sel otak daripada bayi. Koneksi antara sel-sel akan berkurang saat mereka tumbuh besar, namun membuat mereka lebih fokus pada kreativitas.

G. Bayi Tidak Akan Tersedak Saat Menyusu

ASI (Air Susu Ibu) merupakan makanan terbaik bagi bayi yang baru dilahirkan. ASI mengandung makanan dan antibodi (zat kekebalan) bagi si bayi. ASI pertama kali yang keluar dari ibu bayi disebut dengan kolostrum. Kolostrum ini memiliki warna putih kekuningan. Kolostrum bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi agar bayi tidak mudah sakit. Bayi dapat mengisap air susu dalam waktu yang lama. Lalu ketika bayi sedang menyusu, mengapa ia tidak tersedak? bukankah ketika kita minum sambil bernapas maka kita akan tersedak? apakah si bayi menahan napas? ternyata bayi memang dilahirkan dengan keistimewaan. Bayi mampu bernapas sambil menelan pada waktu yang bersamaan sampai usia 6 bulan.

H. Mengapa Bayi Menggemaskan

Kita tentu merasa senang jika melihat bayi. Ya, bayi memang terlihat lucu dan menggemaskan, sehingga timbul rasa ingin menimang dan menyayanginya. Tenyata bayi memang dilengkapi dengan ciri yang bisa menimbulkan rasa kasih sayang dan membuat orang dewasa ingin merawatnya. Ciri-cirinya antara lain muka bulat, dahi menonjol, mata lebar dan pipi montok. Ciri tesebut yang membuat bayi memperoleh kasih sayang dan perawatan dari orang yang ada di sekitarnya. Ketika bayi tumbuh semakin besar, maka muka dan tubuhnya akan semakin panjang. Hanya bagian mata yang ukurannya tidak akan pernah berubah sampai bayi tumbuh dewasa. Itulah sebabnya mata bayi selalu terlihat besar

Itulah beberapa fakta menarik tentang bayi yang perlu Anda ketahui. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat.

You Might Also Like