Pengertian Database Dan Jenis Serta Struktur

Dalam Era Global saat ini sistem informasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suatu organisasi di mana sistem informasi menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.

Setiap organisasi sudah pasti selalu melakukan mengelola berbagai macam data yang berhubungan dengan pekerjaannya. Maka saat ini untuk menyimpan, mengakses maupun mengelola data-data tersebut dibutuhkan yang namanya basis data atau yang lebih dikenal dengan sebutan database. Apa yang dimaksud database? dan apa saja keuntungannya? Maka untuk dapat memahaminya secara lengkap baca penjelasannya di tulisan kali ini.

Pengertian DataBase

Dalam bahasa Indonesia, pengertian data base diartikan sebagai basis data. Yang menunjukan kepada sumber atau tempat dikumpulkannya banyak data yang berbeda. Hingga saat ini istilah tersebut di adopsi di berbagai Penyimpan. Seperti di universitas, ada database mahasiswa, dosen, pekerja, dll. Di dunia bisnis atau perusahaan, mencakup database produk, karyawan, catatan keuangan, dll. Setiap bidang ini akan memiliki berbagai kategori yang relevan dengan informasi yang tersimpan di dalamnya.

Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Data sendiri merupakan fakta mengenai obyek, orang dan lain-lain. Data dinyatakan dengan nilai (angka, deretan, karakter atau symbol).

Database menjadi penting karena dapat digunakan untuk menghindari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data dan juga untuk memperbaharui yang kompleks. Sistem manajamen basis data diperlukan dalam proses mengimput atau memasukkan data dan mengambil data ke dan dari media storage data.Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai.

Databse terdiri dari data yang akan digunakan atau diperuntukkan terhadap banyak user, dari masing-masing user akan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya. Sebuah sistem yang berisi database disebut Sistem Manajemen Database (DBMS) Selain itu hingga saat ini, database memiliki berbagai jenis yang berbeda, yang tentunya sesuai dengan fungsi dan kegunaan masing-masing. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini akan dijelasankan berbagai jenis database tersebut.

1. Operational Database

Database ini menyimpan data rinci yang diperlukan untuk mendukung operasi dari seluruh organisasi. Mereka juga disebut subject-area databases (SADB), transaksi database dan produksi database. Contoh: database pelanggan, database pribadi, database inventaris, akuntansi database.

2. Database Relational (Relational Database)

Database relasional merupakan jenis database yang terpopuler. Database relasional memungkinkan pengguna untuk mengakses, update dan mencari informasi berdasarkan hubungan data yang disimpan dalam tabel yang berbeda. Database relasional juga dapat menjalankan query yang melibatkan beberapa database.

3. Distributed Database

Merupakan suatu kumpulan data-data yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya tersebar secara fisik dengan jaringan komputer sehingga dapat digunakan bersama-sama. Misalnya database ini dapat di akses dan digunakan oleh kelompok kerja dan departemen kantor tertentu saja atau cabang-cabang pabrik dan lokasi kerja lainnya.

4. Analytical Database

Yaitu database yang menyimpan data-data dan juga informasi yang diambil dari operasional yang telah dipilih dan dari eksternal database. Terdiri dari data maupun informasi yang dirangkum yang paling di perlukan oleh suatu organisasi dan oleh end-user. Orang-orang sering juga menyebutnya informasi database atau manajemen database.

5. End-User Database

Database ini terdiri dari berbagai file data yang dikembangkan oleh end-user di workstation mereka. Contoh dari ini adalah koleksi dokumen dalam spreadsheet, word processing dan bahkan download file.

6.External Database

Database ini menyediakan akses ke eksternal, data milik pribadi online – tersedia untuk biaya kepada pengguna akhir dan organisasi dari layanan komersial. Akses ke kekayaan informasi dari database eksternal yang tersedia untuk biaya dari layanan online komersial dan dengan atau tanpa biaya dari banyak sumber di Internet.

7. Hypermedia Databases on The Web

Yaitu suatu kumpulan dari halaman multimedia yang saling semuanya terhubung satu sama lain pada sebuah situs web. Terdiri dari halaman home page dan halaman lainnya yang dapat berisi multimedia atau campuran beberapa media seperti teks, gambar, video dan lain-lain.

8. External Database

Merupakan database yang menyediakan akses ke luar, seperti mengakses data online milik pribadi. Untuk menyediakan akses dari database eksternal biasanya memerlukan biaya dari layanan online atau bisa juga tanpa biaya dari banyak sumber yang ada di internet.

9 Navigational Database

Dalam navigasi database, queries menemukan benda terutama dengan mengikuti referensi dari objek lain.

10. In-memory Database

Database di memori terutama bergantung pada memori utama untuk penyimpanan data komputer. Ini berbeda dengan sistem manajemen database yang menggunakan disk berbasis mekanisme penyimpanan. Database memori utama lebih cepat daripada dioptimalkan disk database sejak Optimasi algoritma internal menjadi lebih sederhana dan lebihsedikit CPU mengeksekusi instruksi.

Mengakses data dalam menyediakanmemori lebih cepat dan lebih dapat diprediksi kinerja dari disk. Dalamaplikasi di mana waktu respon sangat penting, seperti peralatan jaringantelekomunikasi yang mengoperasikan sistem darurat, database memoriutama yang sering digunakan.

11.Document-Oriented Database

Document-oriented databases merupakan program komputer yangdirancang untuk aplikasi berorientasi dokumen. Sistem ini bisadiimplementasikan sebagai lapisan di atas sebuah database relasional atauobjek database. Sebagai lawan dari database relasional, dokumen berbasis database tidak menyimpan data dalam tabel dengan ukuran seragam kolomuntuk setiap record. Sebaliknya, mereka menyimpan setiap catatan sebagai dokumen yang memiliki karakteristik tertentu. Sejumlah bidang panjang apapun dapat ditambahkan ke dokumen. Bidang yang dapat juga berisi beberapa bagian data.

12. Real-time Databases

Sistem database ini dirancang untuk memberikan solusi pada pekerjaan yang dapat mengalami perubahan secara terus menerus, berbeda dengan database lain yang tidak terpengaruh oleh waktu. Contohnya pada pasar saham yang selalu mengalami perubahan secara cepat dan juga dinamis. Real-Time Database sangat di perlukan untuk cacatan medis, analisis, akuntansi dan lain-lain yang dimana pekerjaan mengalami perubahan secara cepat dan dinamis seperti pasar saham tadi.

Istilah-Istilah Basis Data

Beberapa hal yang termaksud unsur-unsur dari basis data adalah sebagai berikut:

  • Entititas

Entititas adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam. Pada bidang kesehatan Entity adalah Pasien, Dokter, Kamar.

  • Field

Setiap entity mempunyai atribut atau sebutan untuk mewakili suatu entity. Seorang siswa dapat dilihat dari atributnya misalnya, NIM, Nama_siswa, Alamat.

  • Record

Record adalah kumpulan isi elemen data (atribut) yang saling berhubungan menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap. Contoh Kumpulan atribut NIP, Nama, dan alamat berisikan “01001245566”, Sanusi, Jl. Hati suci No 2 Kupang.

  • Data Value

Merupakan data aktual atau infomasi yang disimpan ditiap data elemen. Isi atribut disebut nilai data.

Struktur Basis Data

Ada banyak jalan untuk mengorganisasi skema atau memodelkan struktur basis data atau yang dikenal sebagai model basis data. Umumnya menggunakan model relasional, yang mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan di setiap tabel terdiri dari baris dan kolom.

Model relasional memungkinkan antar table diwakili dengan nilai sama antar tabel. Sedangkan model hierarkis dan model jaringan memakai cara yang lebih terbuka untuk menunjukkan keterwakilan hubungan antar tabel.

Basis data memungkinkan data di server komputer secara terpadu dan berbagai antara pengguna komputer yang terhubung dengan server lewat internet atau langsung. Sistem ini memudahkan komunikasi antara komputer dimana berada asal tersambung jaringan internet dan mempunyai akses ke server.

Sistem database terdapat komponen-komponen utama yaitu perangkat keras (hardware), sistem operasi (operating system), basis data (database), program aplikasi (application program), DBMS (Database Management System), dan pengguna (user).

1. Data

Pada database data akan tersimpan secara terintegrasi, karena database merupakan suatu kumpulan dari berbagai macam file, sehingga disusun dengan cara menghilangkan bagian-bagian file yang redudansi atau file yang rangkap. Dengan database maka data-data yang tersimpan dapat digunakan secara bersama-sama, database dapat diakses oleh pengguna dalam waktu bersamaan.

2. Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras (hardware) yang biasanya terdapat dalam sebuah sistem database adalah komputer untuk sistem stand alone, sistem jaringan (network), memori sekunder yang online (harddisk), memori sekunder yang offline (disk) dan perangkat komunikasi untuk jaringan.

3. Software

Software disebut juga dengan perangkat lunak, perangkat ini tidak memiliki fisik berfungsi sebagai perantara antara user dengan data yang ada pada database. Software yang ada pada sistem database biasanya seperti Database Management System atau disingkat DBMS yang berfungsi untuk membantu user supaya dapat mengakses database

4. Sistem Operasi (Operating System)

Sistem operasi merupakan program yang mengaktifkan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya dalam komputer dan melakukan operasi-operasi dasar dalam komputer, pengelolaan file dan lain-lain. Program pengelola basis data akan aktif (running) jika sistem operasi yang dikehendaki sesuai. Sistem operasi yang biasa digunakan Microsoft DOS, Microsoft Windows, UNIX, LINUX, Mac OS, dan lain-lain.

5. Pengguna (User)

Terdapat beberapa tipe users atau pengguna pada sistem database, berdasarkan cara mereka berinteraksi pada basis data, diantaranya program aplikasi, pengguna mahir, pengguna umum, dan pengguna khusus.

Contoh-contoh dari aplikasi database engine misalnya seperti:

  • SQL Server, dibuat oleh Microsoft.
  • MS Access, dibuat oleh Microsoft.
  • Oracle Database, dibuat oleh Oracle.
  • MySQL, dibuat oleh MySQL AB.
  • Firebird, dibuat oleh komunitas open source berdasarkan dari kode Interbase.
  • PostgreSQL, dibuat oleh komunitas open source.
  • DB2, dibuat oleh IBM.

Manfaat Penggunaan Database

1. Kecepatan Dan Kemudahan

Database memiliki kemampuan dalam menyeleksi data sehingga menjadi suatu kelompok yang terurut dengan cepat. Hal inilah yang ahirnya dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan secara cepat pula. Seberapa cepat pemrosesan data oleh database tergantung pula pada perancangan databasenya.

2. Pemakaian Bersama-Sama

Suatu database bisa digunakan oleh siapa saja dalam suatu perusahaan. Sebagai contoh database mahasiswa dalam suatu perguruan tinggi dibutuhkan oleh beberapa bagian, seperti bagian admin, bagian keuangan, bagian akademik. Kesemua bidang tersebut membutuhkan database mahasiswa namun tidak perlu masing-masing bagian membuat databasenya sendiri, cukup database mahasiswa satu saja yang disimpan di server pusat. Nanti aplikasi dari masing-masing bagian bisa terhubung ke database mahasiswa tersebut.

3. Kontrol Data Terpusat

Masih berkaitan dengan point ke dua, meskipun pada suatu perusahaan memiliki banyak bagian atau divisi tapi database yang diperlukan tetap satu saja. Hal ini mempermudah pengontrolan data seperti ketika ingin mengupdate data mahasiswa, maka kita perlu mengupdate semua data di masing-masing bagian atau divisi, tetapi cukup di satu database saja yang ada di server pusat.

4. Menghemat Biaya Perangkat

Dengan memiliki database secara terpusat maka di masing-masing divisi tidak memerlukan perangkat untuk menyimpan database berhubung database yang dibutuhkan hanya satu yaitu yang disimpan di server pusat, ini tentunya memangkas biaya pembelian perangkat.

5. Keamanan Data

Hampir semua Aplikasi manajemen database sekarang memiliki fasilitas manajemen pengguna. Manajemen pengguna ini mampu membuat hak akses yang berbeda-beda disesuaikan dengan kepentingan maupun posisi pengguna. Selain itu data yang tersimpan di database diperlukan password untuk mengaksesnya.

6. Memudahkan Dalam Pembuatan Aplikasi Baru

Dalam poin ini database yang dirancang dengan sangat baik, sehingga si perusahaan memerlukan aplikasi baru tidak perlu membuat database yang baru juga, atau tidak perlu mengubah kembali struktur database yang sudah ada. Sehingga Si pembuat aplikasi atau programmer hanya cukup membuat atau pengatur antarmuka aplikasinya saja.

Dengan segudang manfaat dan kegunaan yang dimiliki oleh database maka sudah seharusnya semua perusahaan baik itu perusahaan skala kecil apalagi perusahaan besar memilki database yang dibangun dengan rancangan yang baik. Ditambah dengan pemanfaatan teknologi jaringan komputer maka manfaat database ini akan semakin besar.

Demikianlah pembahasan seputar pengertian database dan beberapa manfaat atau keuntungan yang bisa di dapatkan jika menggunakannya, semoga bermanfaat dan mohon maaf jika terdapat kesalahan.

You Might Also Like