Jaringan Komputer, Pengertian Dan Sejarah Serta Topologinya

Seperti yang kita ketahui bersama, jaringan komputer merupakan sebuah jaringan yang menghubungkan satu perangkat komputer ke perangkat yang lain untuk berbagi informasi umum maupun data penting, berkat adanya jaringan komputer suatu pekerjaan bisa diatasi dan diselesaikan dengan mudah.

Banyak keuntungan yang bisa diambil terutama bagi sebuah perusahaan setelah menggunakan jaringan komputer, salah satunya adalah penyebaran informasi menjadi semakin cepat dan pastinya lebih aman. Dalam kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai seluk beluk tentang jaringan komputer, mulai dari pengertian jaringan komputer, hingga sejarah lahirnya jaringan komputer.

Apa Itu Jaringan?

Jaringan (network) adalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain. Masing-masing nodes berfungsi sebagai stasiun kerja (Workstations) dan dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana.

Istilah jaringan komputer juga bisa diartikan sebagai suatu kumpulan beberapa terminal komunikasi yang saling terhubung dan tujuan dibangunnya jaringan komputer adalah supaya data atau informasi yang dibawa oleh transmitter (pengirim) bisa sampai kepada receiver (penerima) dengan tepat, cepat dan akurat.

Pada dasarnya jaringan komputer itu sendiri merupakan perpaduan antara teknologi komputer dan juga teknologi komunikasi. Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server).

Arsitektur ini disebut dengan sistem Client-Server dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer, apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya. Setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

  • Client-Server

Yaitu jaringan komputer yang terdiri dari satu atau lebih komputer yang bertidak sebagai server dan beberapa komputer yang berperan sebagai client. Umumnya yang bertindak sebagai server hanya satu komputer dan komputer yang lain nya berperan sebagai client. Komputer server berperan sebagai penyedia sumber daya atau data, sedangkan komputer client menggunakan sumber daya atau data yang disediakan oleh komputer server tersebut.

  • Peer-to-Peer

Dalam jaringan ini, masing-masing komputer, baik itu komputer server maupun komputer client mempunyai kedudukan yang sama. Jadi, komputer server dapat menjadi komputer client, dan sebaliknya komputer client juga dapat menjadi komputer server.

Sejarah Jaringan Komputer

Apabila melihat dari awal terbentuknya ide penggunaan jaringan komputer, maka kira – kira sudah lebih dari 70 tahun lamanya dan teknologi jaringan komputer ini mulai digunakan pertama kali pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken.

Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.

Lalu pada tahun 1950 perkembangan sistem jaringan komputer semakin lebih baik. Dalam hal ini diwujudkan dalam bentuk penemuan konsep distribusi proses berdasarkan waktu atau yang lebih dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Dengan konsep tersebut untuk pertama kalinya bentuk jaringan komputer diaplikasikan.

Pada tahun 1969 Departemen Petahanan Amerika Sertika (DARPA) memantapkan langkah mereka untuk mengadakan riset dengan tujuan untuk menghubungkan beberapa komputer sehingga membentuk jaringan organik. Proyek riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1972 Roy Tomlinson adalah ilmuan yang bertanggung jawab terhadap pengembangan temuannya yaitu program Email atau surat elektronik. Email adalah cara yang paling brilian pada waktu itu untuk bertukar informasi dengan cepat melalui jaringan komputer yang sudah ditemukan sebelumnya dibawah ARPANET.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”.

Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan secara meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran International Network (Internet).

Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex. Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET.

Untuk membentuk sebuah jaringan atau network Tom TruscottJim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link. Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan.

Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan IP yang kini kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET. Untuk menyatukan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS.

Disamping perkembangan jaringan komputer yang semakin meluas, program-program yang berguna dalam hal mendukung terjalinnya komunikasi pada jaringan komputer pun mulai bermunculan. Setelah Email, lahir pula program newsgroup, IRC atau Chatting dan World Wide Web (WWW). Perkembangan jaringan komputer semakin tidak terkendali hingga pada tahun 1992 komputer yang terhubung sudah lebih dari sejuta unit dan website sudah mencapai ribuan. Sejak saat itulah, seakan lahir dunia baru yang menawarkan kemudahan di dalamnya untuk mendapatkan segala informasi yang dibutuhkan. Hingga kini teknologi jaringan komputer dapat memberikan berjuta manfaat bagi siapa saja yang menggunakannya, termasuk kita.

Macam-Macam Jaringan Komputer

secara umum kita kenal ada 5 macam, yaitu LAN (Local Area Network), MAN (Metropolitan Area Network), WAN (Wide Area Network), Internet dan Wireless (jaringan tanpa kabel). Sebenarnya, konsep dari Jenis Jaringan Komputer sama, yaitu untuk menghubungkan berbagai perangkat jaringan untuk dapat berkomunikasi dan berbagi sumber daya. Hanya yang membedakan adalah dari letak geologis-nya (mencakup wilayah dan area jaringan) dan teknologi yang digunakan (seperti penggunaan jenis kabel yang berbeda, IP Addressing sesuai kelas-nya, dan sistem keamanan (security) yang berbeda).

1. Local Area Network (LAN)

Jaringan ini merupakan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama resource misalnya, printer, scanner dan saling bertukar informasi. LAN menggunakan teknologi transmisi kabel tunggal. LAN dapat beroperasi pada kecepatan mulai 10 sampai 100 Mbps (mega bit/detik) dengan delay rendah (puluhan mikro second) dan mempunyai faktor kesalahan yang keci

LAN modern dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi, sampai ratusan megabit/detik. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100 atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN.

Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot. Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

2. Metropolitan Area Network (MAN)

Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jenis jaringan yang lebih luas dan lebih canggih dari LAN dengan transfer data berkecepatan tinggi dengan jangkauan 10 hingga 50 km yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan dan sebagainya. Untuk dapat membuat suatu jaringan MAN, biasanya diperlukan adanya operator telekomunikasi untuk menghubungkan antar jaringan komputer. Contohnya seperti jaringan Depdiknas antar kota atau wilayah dan juga jaringan mall-mall moderen yang saling berhubungan antar kota.

3. Wide Area Network (WAN)

Jaringan dapat mencakup area yang lebih luas dan lebih canggih daripada LAN dan MAN. WAN dapat menghubungkan suatu wilayah bahkan negara lain. Jaringan WAN bisa terdiri dari berbagai LAN dan WAN karena luasnya wilayah cakupan dari WAN. Maka jaringan WAN, biasanya menggunakan kabel fiber optic serta menanamkannya di dalam tanah maupun melewati jalur bawah laut.

4. Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang global atau mendunia. Karena Internet merupakan jaringan-jaringan komputer yang terhubung secara mendunia, sehingga komunikasi dan transfer data atau file menjadi lebih mudah. Internet bisa dikatakan perpaduan antara berbagai jenis jaringan komputer beserta topologi dan tipe jaringan yang saling berhubungan satu sama lain.

5. Jaringan Tanpa Kabel

Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

Berdasarkan Media Transmisinya

  • Jaringan Berkabel Atau Wired Network

Jenis jaringan komputer yang satu ini biasanya menggunakan media kabel sebagai media transmisinya dan jaringan ini disebut juga dengan jenis jaringan menggunakan media transmisi terpadu (Guided Transmission Media). Media transmisi data yang kita gunakan dalam jaringan berupa kabel. Pada kabel tersebut itu digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya supaya dapat saling bertukar data atau informasi atau yang terhubung dengan adanya internet. Beberapa kabel yang bisa digunakan untuk membuat model jaringan seperti ini diantaranya, Kabel Coaxial, Kabel TP ( STP dan UTP ), serta Kabel Fiber Optic.

  • Jaringan Nirkabel Atau Wireless Network

Pada jaringan ini dibutuhkan adanya gelombang elektromagnetik yang menjadi media transmisi datanya. Jenis jaringan ini juga disebut sebagai jenis jaringan yang menggunakan media transmisi tidak terpandu (Unguided Transmission Media) Berbeda dengan adanya jaringan berkabel atau wired network, dimana pada jaringan ini tidak menggunakan adanya kabel untuk bisa bertukar data atau informasi dengan komputer lainnya, melainkan menggunakan suatu gelombang elektromagnetik dalam mengirimkan sinyal data atau informasi antar komputer satu dengan komputer yang lainnya. Beberapa contoh media yang bisa digunakan antara lain : Gelombang Mikro, Satelit dan Sinar Infra Merah.

Berdasarkan Distribusi Sumber Transmisi Datanya

  • Jaringan Komputer Terpusat (Host Based Network)

Jenis Jaringan ini biasanya terdiri dari komputer Client dan Server dimana salah salah satu komputer client bertugas sebagai perantara dalam mengakses sumber informasi atau data yang berasal dari komputer server. Dalam jaringan terpusat, terdapat istilah dumb terminal (terminal bisu), dimana terminal ini tidak memiliki alat untuk pemroses data. Contoh penerapan jaringan jenis ini bisa anda lihat pada saat anda membayar di kasir supermarket ataupun pusat perbelanjaan. Komputer yang digunakan oleh kasir tersebut berperan sebagai komputer terminal (Client) komputer terminal inilah yang menjadi perantara kasir tersebut untuk mengambil data-data yang ada di komputer induk (Server) untuk mengenai harga produk, nama produk dan lain sebagainya

  • Jaringan Komputer Terdistribusi (Distributed Network)

Jenis jaringan yang satu ini merupakan perpaduan antara beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan client dan membentuk sistem jaringan tertentu. Berbeda dengan jaringan terpusat, pada jaringan terdistibusi, semua host yang terhubung pada jaringan ini bisa berperan sebagai komputer induk sebagaimana peran komputer induk dalam jaringan terpusat. Artinya, distribusi data yang terjadi pada jaringan komputer jenis ini tidak hanya dari satu komputer induk (server)

Topologi Jaringan Komputer

Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan menghubungkan komputer yang satu dengan yang lainnya. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah Ring, Bus, Star, Mesh dan Tree.

  • Topologi Ring

Sesuai dengan namanya, yaitu ring atau cincin, maka semua komputer pada jaringan dengan topologi ring dihubungkan satu dengan yang lainnya sehingga membentuk sebuah cincin. Topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data, misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address dia.

  • Topologi Bus

Pada topologi bus, semua komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut dihubungkan melalui sebuah bus atau jalur komunikasi data yang berupa kabel coaxial yang berfungsi sebagai pembawa sinyal dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.

  • Topologi Star

Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub atau switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. Media transmisi yang biasa digunakan pada topologi star adalah kabel UTP (Unshieled Twisted Pait).

  • Topologi Mesh

Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dengan jaringan yang menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.

  • Topologi Tree

Topologi jaringan komputer tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.

Keuntungan Menggunkan Jaringan Internet

Saat ini perkembangan dari jaringan komputer bertambah pesat dan menjadi semakin luas lagi. Hingga saat ini, sudah lebih dari puluhan juta penduduk Dunia memiliki komputer yang saling terhubung dengan jaringan komputer. Saat ini, jaringan komputer yang paling banyak digunakan adalah jaringan internet dan ada beberapa alasan yang mendasari mengapa banyak orang memilih untuk masuk ke dalam jaringan internet antara lain adalah.

  • Kemudahan dalam melakukan akses internet
  • Biaya akses yang cenderung murah
  • Bisa melakukan update informasi terkini
  • Fitur sosial, seperti chatting, email, dan juga sosial media
  • Penggunaan Internet sebagai jaringan e-commerce untuk berbelanja online
  • Sudah banyak pula provider yang menyediakan layanan jaringan internet
  • Banyak informasi baru yang bisa kita akses dengan sangat mudah.
  • Jaringan Internet memang menawarkan banyak kemudahan dan juga kenyamanan.

Namun demikian, terkadang hal ini malahan menimbulkan sebuah kecanduan terhadap internet, yang banyak terjadi di dalam masyarakat Dunia. Namun meskipun begitu, tetap saja internet merupakan salah satu penemuan terbesar dalam sejarah jaringan komputer, yang tentu saja sangat bermanfaat bagi seluruh warga Dunia.

Sekian ulasan mengenai Pengertian, Sejarah dan Jenis Jaringan Komputer. Semoga dapat bermanfaat bagi anda sekalian dan bisa manambah wawasan serta pengetahuan, semoga tulisan pendek saya ini mudah dipahami dan nantikan artikel terbarunya dari saya 🙂

You Might Also Like