Harddisk, Pengertian Dan Bagian Serta Jenisnya

Bisa dipastikan hampir semua perangkat komputer masa kini, baik PC, laptop dan berbagai jenis server, baik yang murah hingga yang harganya milyaran, pasti menggunakan harddisk untuk media penyimpanan data mereka. Keberadaan perangkat komputer maupun laptop dan perangkat lainnya yang sejenis itu tentu saja tidak berfungsi apabila tidak adanya perangkat yang bernama Hardisk atau Hard Drive.

Yang kalian lihat dari Komputer atau Laptop kamu, pusat untuk menyimpan data maupun informasi untuk sebuah komputer atau laptop harus memiliki Hardisk atau Hard Drive. Bagi Anda pengguna komputer maupun laptop tentunya sudah tidak asing lagi dengan perangkat keras yang bernama harddisk. Tapi masih banyak juga orang khususnya yang awam belum mengetahui apa itu pengertian dari harddisk dan juga fungsi dari harddisk. Apakah itu harddisk? apa saja bagian-bagian dan bagaimana cara kerjanya? jika Anda ingin memahaminya baca saja penjelasan di bawah ini.

Pengertian Hard Disk

Harddisk adalah elemen penting dari berbagai jenis piranti komputer masa kini. Sejarah panjang harddisk dari sejak pertama kali ditemukan hingga saat ini menghasilkan berbagai jenis harddisk yang beragam. Harddisk saat ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer yang beragam jenisnya, sehingga harddisk yang dipakai pada laptop berbeda dari yang dipakai pada PC maupun pada server. Bahkan harddisk untuk keperluan gaming juga berbeda dari harddisk yang diperuntukan bagi penggunaan biasa.

Harddisk adalah sebuah istilah yang dipakai oleh benda yang terdiri dari piringan megnetis yang berputar dan keras serta komponen lain yang berada didalamnya. Harddisk pada komputer merupakan piranti penyimpanan sekunder, dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan logam yang disebut platter yang berputar secara terintegrasi. Fungsi harddisk yaitu utamanya sebagai media penyimpanan pada komputer atau storage data secara permanen.

Yang perlu kita ketahui adalah bahwa seluruh bagian dari harddisk komputer diproduksi dengan tingkat presisi yang tinggi hal ini berkenaan dengan komponen-komponenya yang berukuran mini dan bagian inti dari harddisk ini terletak didalam dengan keadaan kedap udara alias tidak boleh kemasukan udara dan hal ini bertujuan untuk memastkan bahwa tidak ada benda lainnya yang menempel pada permukaan plater sehingga bisa membuat head menjadi rusak.

Disk berputar dengan kecepatan tinggi dan kepala magnetik dipasang dilengan bergerak yang berfungsi untuk menulis dan membaca data. Sebuah drive harddisk dapat berputar dengan kecepatan 7.200 rpm (rotasi per menit). Untuk kapasitas penyimpanan harddisk terbilang cukup besar. Kapasitas Harddisk pada komputer sekarang bisa mencapai 500 GB hingga 1 TB. Dalam penyimpanannya harddisk menggunakan saruan byte, dimana :

  • 1 TB = 1024 GB (Giga Byte)
  • 1 GB = 1024 MB (Mega Byte)
  • 1 MB = 1024 KB (Kilo Byte)
  • 1 KB = 1024 Byte.

Bagian-Bagian Hard Disk

Harddisk sendiri memiliki komponen yang memiliki fungsi-fungsinya sendiri.

1. Platter

Platter terbuat dari bahan keras seperti aluminium, kaca atau keramik yang kemudian diselimuti dengan bahan magnetis yang berfungsi untuk menyimpan data dikomputer Anda. Sebuah harddisk berkapasitas besar biasanya dilengkapi dengan platter yang lebih dari satu, yang disusun bertumpuk di tengah spindle. Platter terdiri dari track dan sector yang bertugas menyimpan ID pengenal untuk format harddisk.

2. Spindle

Spindle merupakan komponen yang berfungsi untuk menahan platter agar tetap berada diposisinya pada saat platter diputar. Semakin besar kecepatan perputaran pada spindle, maka semakin cepat pula akses pada harddisk.

3. Read Atau Write Head

Read atau write head adalah komponen yang berfungsi untuk membaca, menulis atau menghapus data pada platter. Head terletak pada platter bagian atas dan bagian bawah. Cepat lambatnya head dalam membaca dan menulis tergantung pada kondisi sector yang terdapat pada platter.

4. Read Write Actuator Arm

Read atau write actuator arm berperan layaknya sebuah lengan pada jenis pemutar musik yang dulu. Arm ini berfungsi untuk menyesuaikan posisi read atau write head sesuai dengan lokasi data yang akan tulis pada pattern.

5. Logic Board

Logic Board adalah sirkuit utama yang terdapat pada harddisk yang berfungsi untuk menyimpan BIOS. BIOS tersebut akan dikenali ketika harddisk telah terhubung dengan mainboard, sehingga akan siap untuk dikenali ketika pada saat di hubungkan dengan Motherboard.

6. Actual Axis

Yaitu alat yang berfungsi sebagai media untuk menyangga head agar head tersebut dapat berada diatas atau dibawah platter.

7. Ribbon Cable

Adalah kabel yang berfungsi untuk menghubungkan antara head dengan logic board. Sebagai media penghantar informasi dari head ke logic board ataupun sebaliknya.

8. Setting Jumper

Yaitu komponen pada harddisk yang berfungsi untuk menentukan hardisk pada motherboard. Jika kita memasang 2 harddisk pada komputer, maka kita harus mensetting jumper pada harddisk. Dengan mensetting jumper maka kita bisa menentukan mana harddisk primer dan sekunder atau lebih dikenal dengan master dan slave.

9. Power Conector

Berfungsi sebagai sumber arus yang langsung dari power supply. Power supply yang terdpat pada harddisk ada 2 (dua) bagian: Yang pertama tegangan 12 Volt, memiliki fungsi untuk menggerakkan mekanik seperti piringan dan juga Head. Lalu yang kedua tegangan 5 Volt, mempunyai fungsi untuk mesupply daya pada Logic Board supaya dapat bekerja mengirim maupun menerima data.

Jenis-Jenis Harddisk

Harddisk sendiri memiliki jenis yang berbeda-beda. Dan berikut ini adalah beberapa jenis harddisk yang wajib kalian ketahui.

1. Hardisk ATA Atau EIDE

Hard disk dengan tipe EIDE (Enhanced IntegratedDrive Electronic) atau tipe ATA (Advanced Technology Attachment) adalah standar versi terbaru suatu antar muka disk yang sesuai untuk koneksi ke bus. Banyak produsen disk memiliki rentang disk dengan antar muka EIDE / ATA, disk semacam itu dapat dihubungkan langsung ke bus PCI, yang digunakan pada banyak PC (personal computer).

Keuntungan drive EIDE / ATA yang signifikan adalah harganya yang cukup murah, karena penggunaannya di pasaran PC. Salah satu kekurangan utamanya adalah diperlukan kontroler terpisah untuk tiap drive jika dua drive digunakan bersamaan untuk meningkatkan performa. Salah satu produsen chip yang terkenal sudah menyertakan kontroler yang memungkinkan disk EIDE / ATA dihubungkan langsung ke motherboard.

2. Hard Disk SCSI

SCSI (Small Computer System Interface) dibaca “skasi” adalah standar yang dibuat untuk keperluan transfer data antara komputer dan periferal lainnya. Standar SCSI mendefinisikan perintah-perintah, protokol dan antarmuka elektrik dan optik yang diperlukan. SCSI menawarkan kecepatan transfer data yang paling tinggi di antara standar yang lainnya.

Penggunaan SCSI paling banyak terdapat di hard disk dan tape drive. Namun, SCSI juga terdapat pada scanner, printer, dan peranti optik (DVD, CD, dan lainnya). Standar SCSI digolongkan sebagai standar yang device independent sehingga secara teoritis SCSI bisa dite¬rapkan di semua tipe hardware.

Berdasarkan tingkat kecepatan putarannya, hard disk jenis IDE memiliki kecepatan putaran 5.400 rpm dan 7.200 rpm. Sedangkan hard disk SCSI mampu berputar antara 10.000 s.d. 12.000 rpm. Tingkat kecepatan putaran piringan hard disk diukur dalam satuan RPM (rotation per minute/putaran per menit). Semakin cepat putaran hard disk, maka jumlah data yang dapat dibaca oleh head semakin banyak. Demikian pula sebaliknya. Beberapa merek hard disk yang banyak digunakan, antara lain Western Digital (WDC), Quantum, Seagate, Maxtor, Samsung, IBM, Toshiba, dan Hitachi.

3. Hard Disk RAID

Menjanjikan performa yang luar biasa dan menyediakan penyimpanan yang besar dan handal. Disk tersebut digunakan baik dalam komputer performa tinggi atau dalam sistem yang memerlukan keandalan yang lebih tingi dari tingkat normal. Akan tetapi, dengan semakin menurunnya harga ke tingkat yang lebih terjangkau, disk tersebut menjadi lebih menarik bahkan untuk sistem komputer dengan ukuran rata-rata.

4. Hard Disk SATA

Hard disk SATA ( Serial Advanced Technology Attachment ) terkenal dengan kecepatan transfer datanya yang sangat tinggi dan mampu mengurangi latensi atau delay. Dalam proses pentransferan datanya hard disk jenis ini melakukannya secara berurutan. Hard disk jenis ini juga tidak menggunakan sistem master atau slive karena dalam penggunaannya hard disk ini hanya bisa menggunakan satu kabel untuk satu hard disk.

5. Hard Disk SSD

Tidak seperti jenis hardisk sebelumnya teknologi hard disk yang satu ini tidak menggunakan mekanik dalam media penyimpanannya akan tetapi menggunakan teknologi SSD (Solid State Disk), jadi teknologi yang digunakan sama seperti USB Drive atau memori komputer. Apabila sobat perhatikan dengan seksama jenis hard disk ini tidak memiliki komponent bergerak didalamnya.

Cara Kerja Hard Disk

Pada harddisk terdapat sebuah komponen yang bernama platter yang terdiri dari material magnetik yang terbagi menjadi milyaran area yang sangat kecil. Setiap area tersebut dapat diberikan gaya magnet (untuk menyimpan 1) atau tidak diberikan gaya magnet (untuk menyimpan 0). Dengan menyatukan nilai-nilai tersebut maka akan menghasilkan sebuah informasi. Misalnya satu kata mewakili 1 byte atau 8 bit.

Gaya magnet digunakan pada penyimpanan komputer karena dengan demikian data pada komputer dapat tersimpan meski perangkat telah dimatikan. Sama halnya bila anda memberikan daya magnet kepada sebuah paku, maka paku tersebut akan tetap dialiri oleh gaya magnet hingga anda melepaskan gaya magnet tersebut.

Ketika anda menyimpan data pada harddisk, data tersebut tidak hanya lansung ditulis berhamburan begitu saja di platter. Data tersebut disimpan dengan sangat rapi pada pola platter. Bit data tersusun secara konsentris dan melingkar yang kemudian disebut sebagai track. Setiap track dipecah menjadi area yang lebih kecil yang disebut sector.

Kelebihan dan Kekurangan Hard Disk

Setiap ciptaan dan rangkaian manusia maupun Tuhan pasti memiliki kekurangannya. Bahkan setiap manusia saja bisa sakit jika mereka memporsir pekerjaan mereka dan kurang tidur. Dan hal tersebut juga sama dengan ciptaan manusia, seperti Hardisk yang juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan Hard Disk

  • Proses pembacaan data yang cepat

Kelebihan dari sebuah SSD yang pertama adalah mampu membaca data dengan sangat cepat, jauh lebih cepat dibandingkan dengan harddisk biasa. Perbandingannya dengan harddisk biasa, apabila pada harddisk biasa dibutuhkan waktu 10 menitan untuk melakukan proses booting, maka SSD mampu melakukannya hanya dalam waktu 1 hingga 2 menit. Hal ini tentu saja sangat berguna bagi anda yang membutuhkan kecepatan dalam membaca dan juga mengolah data, seperti bermain game, dan juga dapat digunakan untuk kepentingan server.

  • Tidak menimbulkan suara berisik

Harddisk biasa menggunakan piringan atau cakram yang berputar untuk dapat bekerja membaca dan juga memproses data. Perputaran cakram itu kemudian seringkali menimbulkan suara yang mengganggu. Hal ini tidak akan ditemui pada penggunaan SSD, karena SSD tidak menggunakan cakram, sehingga tidak akan menimbulkan gesekan dan juga bunyi yang mengganggu.

KekuranganHard Disk

  • Harga yang terlalu mahal

Kekurangan yang pertama adalah SSD merupakan salah satu komponen yang memiliki harga yang sangat mahal. Harga jual dari sebuah SSD dengan kapasitas 128 GB saat ini berkisar diatas 600 hingga 700 ribu, hampir setara dengan harddisk dengan kapasitas 1 TB. Karena itu, tidak banyak produk laptop atau komputer yang menggunakan SSD, dikarenakan harganya yang masih sangat tinggi untuk dipasarkan.

  • Masih sulit untuk ditemui

Toko – toko yang menjual SSD pun masih tergolong jarang ditemui. Bahkan ada beberapa sales yang mungkin belum tahu apa itu SSD. Hal ini mungkin bisa dimaklumi, karena SSD merupakan teknologi yang masih tergolong baru, sehingga sedikit orang yang mengetahuinya.

Demikianlah pembahasan materi tentang Pengertian Harddisk, Fungsi dan Bagian-Bagian Harddisk Pada Komputer. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih.

You Might Also Like