Fakta Unik Mengenai Orang Kidal

Bagian tubuh kanan dan kiri merupakan satu kesatuan, keduanya saling mengisi satu sama lain. Apabila salah satunya tidak berfungsi, maka keseimbangan tubuh manusia akan terganggu. Karena bagian tubuh sebelah kanan dan sebelah kiri saling membantu, dalam menjaga keseimbangan antara keduanya. Ada beberapa orang dalam kesehariannya cenderung lebih aktif menggunakan tangan kiri saat melakukan berbagai aktifitas. Yap, itu tandanya ia adalah orang kidal. Bahkan menurut sebuah studi ada sekitar 10% dari populasi dunia adalah seorang kidal. Orang yang kidal juga mempunyai sejumlah masalah dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, alat umumnya diciptakan untuk memudahkan orang non kidal alias orang dengan tangan kanan, misalnya saja menulis ataupun menggunakan mouse.

Orang kidal bukan berarti tidak bisa menggunakan tangan dan kaki kanan. Hanya saja saraf motorik tubuh bagian kanan orang-orang kidal, tidak sekuat bagian tubuh kirinya. Seperti halnya manusia normal yang mengutamakan bagian tubuh sebelah kanan. Mereka masih bisa menggunakan tangan dan kaki kirinya, tapi sarafnya tidak sekuat bagian tubuh sebelah kanan. Di balik kebiasannya yang agak berbeda dari orang-orang kebanyakan, orang kidal ternyata memiliki keunikan tersendiri. Karena, kemampuan orang kidal dalam hal seni bisa dikatakan lebih unggul ketimbang orang dengan tangan kanan. Selain itu dari segi akademis, orang-orang bertangan kidal juga banyak yang memiliki prestasi lebih unggul, dibanding orang yang mengutamakan bagian tubuh sebelah kanan. Adapun beberapa fakta unik tentang orang kidal, akan kita bahas pada penjelasan berikut ini.

A. Cepat Dan Kreatif

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang kidal lebih cepat dan kreatif karena menggunakan kedua belahan otaknya, berbeda dengan orang yang terbiasa menggunakan tangan kanan yang hanya menggunakan otak kiri. Kedua belahan otak sebenarnya hampir sama dan sebagian besar untuk memproses informasi yang sama, dengan data lewat bolak-balik di antara keduanya terutama melalui jalur saraf utama. Namun, tugas-tugas tertentu, seperti pengolahan bahasa, cenderung terjadi pada satu belahan saja. Bagi kebanyakan orang, pengolahan bahasa terjadi di bagian kiri. Untuk orang kidal tugas-tugas tersebut mungkin terjadi di kedua belahan otak.

Penelitian ini menunjukkan bahwa orang kidal yang terbiasa menulis dengan tangan kiri mungkin memiliki otak yang lebih kondusif untuk simultan atau rangsangan dan pengolahan di kedua bagian otak. Orang kidal lebih mudah menggunakan kedua belahan otak untuk mengelola rangsangan, sehingga keseluruhan proses dan waktu respon lebih cepat. Ini juga bisa berarti bahwa ketika salah satu belahan otak mendapat kelebihan beban dan mulai melambat, belahan otak lain bisa lebih mudah memilih mengisi kekosongan itu.

B. Orang Kidal Cenderung Memiliki IQ Tinggi

Ada berita yang sangat baik bagi para orang kidal. Beberapa tahun yang lalu, St Lawrence University melakukan test IQ di antara orang yang menggunakan tangan kanan dan orang yang menggunakan tangan kiri. Dari tes tersebut, mereka mendapatkan hasil bahwa lebih banyak orang kidal yang memiliki IQ melebihi 140, angka yang lebih besar dibandingkan orang yang dominan menggunakan tangan kanan mereka. Untuk membuktikannya, Albert Einstein, Charles Darwin, Benjamin Franklin dan Isaac Newton adalah orang-orang kidal, lho.

C. Orang Kidal Hebat Dalam Bidang Olahraga

Kamu tentu sering menjumpai atlet-atlet kelas dunia yang kidal, bukan? Mereka umumnya sangat hebat dan sulit dikalahkan. Hal ini membuktikan bahwa dalam bidang olahraga, seperti golf, tinju, tenis maupun badminton, mereka sangat sempurna. Laporan juga mengatakan bahwa mereka mendapatkan kesempatan untuk berlatih maksimal dibandingkan orang biasa. Itu sebabnya, mereka menjadi ahli dalam bidang itu. Seorang ahli bahasa bernama Rik Smits menyebutkan bahwa biasanya para atlit menghadapi lawan yang merupakan pengguna tangan kiri. Sehingga saat berhadapan dengan atlit yang kidal maka akan mengalami kesulitan tersendiri.

D. Usia Orang Kidal Lebih Pendek

Dalam beberapa penelitian memperlihatkan jika dalam beberapa kasus, rata-rata orang kidang memiliki usia yng lebih pendek dari orang-orang yang dominan menggunakan tangan kanan. Dari penelitian yang dilakukan, ada begitu banyak alasan dan faktor yang membuat seorang dengan tangan kidal berusia lebih rendah, yakni resiko biologis terhadap tekanan yang lebih rendah, tingkat depresi yang tinggi dibandingkan dengan orang dominan tangan kanan juga disebutkan sebagai salahsatu alasannya. Dari penelitian yang dilakukan juga menyebutkan jika orang bertangan kidal cenderung memiiki kemungkinan meninggal 9 tahun lebih cepat dari mereka yang bertangan kanan, sehingga jika rata-rata orang mencapai usia 80 tahun, maka orang kidal berkemungkinan hanya berusia 71 tahun.

E. Lebih Mudah Marah

Lebih mudah marah oleh unik segiEmpatSebuah penelitian juga menyebutkan bahwa orang kidal memiliki tingkat emosional yang lebih tinggi daripada orang yang tidak bertangan kidal. Hal ini disebabkan oleh adanya pengaruh antara tingkat penggunaan tangan untuk aktivitas sehari-hari dengan sistem kinerja otak. Pengaruh tersebut dapat mempengaruhi tingkat emosional seseorang. Otak kiri dari orang yang bertangan kidal bisa saja mengontrol tugas yang harusnya dilakukan oleh otak kanan pun begitu sebaliknya. Sehingga hal tersebut membuat interaksi antara otak kanan dan kiri menjadi lebih tinggi dibandingkan biasanya. Dan hal itulah yang menghasilkan tingkat emosional negatif seperti lebih mudah marah.

Itulah fakta unik orang kidal yang cukup menarik, dan mungkin jarang diketahui. Biarkan mereka berkata sesukanya terhadapmu yang memakai tangan kiri disegala aktivitas. Kamu cukup diam dan membalas mereka dengan keberhasilan, prestasi dan kesuksesan kamu kepada mereka, bahwa bukan hanya orang yang bertangan kanan saja yang bisa melakukannya

You Might Also Like