Berniat Suntik Putih, Pahami Terlebih Dahalu Sebelum Melakukannya

Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan pesat di berbagai bidang termasuk dalam bidang kecantikan, semakin cepat dan mudah pula untuk mendapatkan penampilan yang menarik dan cantik. Salah satunya menggunakan metode Suntik Putih, saat ini tidak sedikit yang menjadikan suntik putih sebagai pilihan untuk bisa mendapatkan kulit putih bersinar secara instan. Namun apakah suntik putih aman bagi kesehatan? Adakah bahaya setelah menggunakannya? Temukan jawabannya pada artikel ini yang akan mengupas secara tajam mengenai Suntik Putih.

Apa Itu Suntik Putih?

Suntik putih adalah salah satu treatment dalam dunia kecantikan dimana dengan memberi suntikan berupa vitamin C dan bahan-bahan lainnya, seperti Gluthatione atau Kolagen pada tubuh dalam dosis tertentu. Selama prosedur ini, larutan vitamin C akan disuntikkan secara lambat (sekitar 5 menit) ke dalam pembuluh darah di lipatan lengan atau punggung tangan.

Radiasi UV memicu melanogenesis, penyebab penggelapan dan pigmentasi kulit. Vitamin C dan gluthatione (GSH) adalah agen antioksidan kuat yang membantu melindungi kulit dari penuaan kulit akibat radiasi, memberikan amunisi bagi sistem imun tubuh untuk melawan balik proses tersebut dan memperbaiki kerusakan jaringan kulit. Lalu amankah suntik putih buah kesehatan? Pada dasarnya ketiga zat yang dipakai untuk suntik putih memiliki manfaat tersendiri untuk kulit, apalagi dua di antaranya diproduksi secara alami oleh tubuh. Namun, dosis penggunaan yang terlalu besar akan menimbulkan berbagai masalah.

Sebuah studi yang diterbitkan di International Journal of Aesthetics and Anti-Aging Medicine, PRIME. Yang melakukan uji coba terhadap 283 peserta etnis Asia yang melakukan  suntik putih, dalam studi menunjukkan peningkatan yang signifikan setelah menjalani suntik vitamin C yang dilakukan selama enam sesi dalam rentang per 7-10 hari. Satu bulan setelah suntikan vitamin C terakhir, 95,4% partisipan melaporkan kulit kencang dan tidak kering, rona wajah segar, cerah dan terasa seperti kulit bayi. Hanya sekitar 4,6% yang melaporkan tidak terjadi perubahan apapun pada kulit mereka.

Menurut dr.Alyya Siddiqa, Sp. FK, seorang spesialis farmakologi dari Fakultas kedokteran dan Ilmu Lesehatan UIN Syarif Hidayatullah, bahwa untuk dosis vitamin C yang melalui suntikan, biasanya diberikan dalam dosis besar yang mencapai 10 gr per hari hal ini  dapat membunuh sel kanker, tetapi tidak mengganggu sel sehat.

dr. Alyya yang juga anggota dewan penasehat Prevention ini, mengingatkan dan selalu pertimbangan sebelum melakukan suntik vitamin C, lakukan kepada seorang ahli, dalam hal ini adalah dokter yang memang dapat menganalisa seberapa banyak vitamin C yang kita butuhkan. Plus berapa kali dalam sebulan seharusnya kita mendapatkan suntikan tersebut

Usia minimal untuk melakukan suntik putih adalah 17 tahun. Sebab fungsi ginjal saat berusia dibawah 17 tahun itu masih belum optimal. Jadi apabila melakukan suntik putih saat usia 17 tahun, tentu ini akan memberatkan kerja ginjal sehingga akan memberikan dampak buruk terhadap kesehatan secara keseluruhan.

Keunggulan Suntik Putih Bagi Kulit

Bahan-bahan alami yang selama ini kita kenal seperti buah-buahan yang mengandung vitamin C, bengkoang, pepaya dan lainnya memang memiliki manfaat untuk memutihkan kulit. Keunggulan bahan ini adalah tidak mengandung efek samping apa-apa, mudah dan murah untuk didapatkan dan juga mudah dalam penggunaan dalam arti dapat dilakukan sendiri di rumah. Akan tetapi ternyata banyak pula yang memilih jenis perawatan ini karena hasilnya yang cukup efektif dalam waktu yang tidak lama, serta biaya yang lebih terjangkau.

  • Membuat Kulit Menjadi Lebih Putih

Vitamin C dipilih karena kandungan antioksidannya yang tinggi yang telah terbukti mampu meningkatkan kolagen. Vitamin C juga membantu kulit untuk terlihat lebih muda serta menyamarkan bekas luka dan jerawat.

  • Membuat Kulit Menjadi Lebih Elastis

Selanjutnya, kolagen dipilih untuk fungsi utamanya sebagai pengenyal kulit. Kolagen sebenarnya diproduksi oleh tubuh, namun akan menurun jumlahnya ketika seseorang cenderung menua. Untuk itu, kolagen ditambahkan untuk menjadi lebih elastis dari sebelumnya.

  • Mengurangi Kadar Melanin

Terakhir, glutathione juga dikombinasikan bersama dua bahan di atas. Zat ini mampu menghambat produksi melanin dimana semakin tinggi level melanin dalam tubuh, maka kulit akan cenderung lebih gelap. Zat ini juga sebenarnya diproduksi dalam tubuh secara alami, namun seiring umur bertambah, jumlahnya akan mengurang dan membuat kulit menjadi lebih gelap dan kusam. Selain menghambat produksi melanin, glutathione juga mampu membantu menjaga sistem imunitas tubuh serta mencegah radikal bebas.

  • Membantu Pembentukan Kolagen

Sumber eksternal asam askorbat diperlukan untuk pembentukan kolagen dan perbaikan jaringan. Kolagen adalah protein dalam tubuh yang memberikan kekuatan dan struktur tubuh. Kolagen terdapat pada kulit, otot, tendon, serta tulang. Sementara itu, kekurangan vitamin C dapat berdampak kepada struktur kolagen, sehingga dapat menimbulkan lesi atau kelainan pada tulang dan pembuluh darah.

Suntik kulit putih yang memiliki tujuan utama untuk mencerahkan kulit ini dapat dilakukan dengan aman hanya bila dalam penggunaannya tidak melebihi dosis dan dilakukan oleh ahlinya.

Efek Samping Suntik Putih

Biasanya pengguna suntik putih akan memiliki kulit yang sensitif terhadap matahari. Untuk itu akan diperlukan penggunaan sun block ataupun kacamata untuk menjaga agar efek terapi bisa tetap terjaga. Efek lainnya adalah munculnya rasa sakit di bagian pinggang. Jika gejala ini muncul, maka sebaiknya segera menghentikan pemakaiannya karena ini adalah gejala maag dan batu ginjal. Penghentian ini dimaksudkan untuk menghilangkan rasa perih dan sakit di bagian lambung dan berikut beberapa efek samping lainnya

  • Memicu Diare

Bagi sebagian orang yang menyuntikan suntik putih bisa saja memicu timbulnya penyakit diare akibat terlalu banyak menyuntikan Vitamin C. Perut belum tentu dapat merespon dengan baik apa lagi yang memang sensitif terhadap Vitamin C yang berlebihan.

  • Mempengaruhi Fungsi Ginjal

Suntik putih sebenarnya tidak mengganggu fungsi ginjal pada mereka yang tidak memiliki riwayat penyakit ginjal. Namun sebaliknya bagi mereka yang memilki riwayat penyakit ginjal suntik putih memiliki efek negatif di mana dapat membuat ginjal tidak berfungsi dengan baik dan memicu kambuhnya batu ginjal akibar Vitamin C yang menjadi kristal – kristal. Untuk jangka panjang, kemungkinan besar anda yang mengalami suntik putih, juga akan kemungkinan besar mengalami kerusakan ginjal.

  • Ketergantungan

Ini salah satunya yang membahayakan dari suntik putih, karena tidak maksimal itulah sehingga membuat ketergantungan dan terus ingin diberi asupan Vitamin C agar hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.

  • Kulit Menjadi Lebih Sensitif

Terlalu sering melakukan suntik pemutih ini, lama kelamaan kulit akan menjadi lebih sensitif. Jika terkena panas kulit akan lebih mudah teriritasi seperti kemerah merahan atau bahkan menghitam.

  • Serangan Jantung

Penggunaan suntik putih sebenarnya tidak asal-asalan dan hanya boleh dilakukan oleh dokter dengan dosis tertentu. Suntik vitamin C dapat membahayakan kesehatan jantung terutama untuk serangan penyakit jantung. Banyak organ tubuh yang mengalami kendala dan beban kerjanya makin meningkat akibat dari suntikan vitamin C. Setelah Anda mengetahuinya maka sebaiknya hindari saja pemakaian suntik vitamin C dan beralihlah pada perawatan kulit tubuh dan wajah yang alami saja.

  • Gatal-gatal

Suntik putih ternyata memiliki banyak efek samping yang tidak baik untuk tubuh. Bagi para pengguna suntik putih akan merasakan gatal-gatal karena adanya reaksi alergi ataupun akibat dari vitamin C yang berkadar tinggi. Gatal-gatal ang terjadi memang sebuah reaksi alergi akan tetapi Anda perlu waspada karena terdapat alergi yang bisa mematikan. Selain itu efek gatal-gatal ini tentu justru akan memperburuk tampilan kulit tubuh Anda.

Tips Melakukan Suntik Putih

Jika Anda ingin mencerahkan kulit dengan suntik putih, lakukan dengan jalur yang aman. Berikut tips yang bisa Anda lakukan agar mendapat kulit cerah sesuai impian melalui metode suntik putih:

  • Melakukan Uji Coba

Sebelum melakukan Suntik Putih, kita diharuskan melakukan Skin Prick Test. Tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah kita memiliki alergi terhadap bahan yang akan di injeksikan tersebut. Caranya dengan mencoba menyuntikkan sedikit bahan (alergen) yang akan digunakan ke bawah kulit, kemudian ditunggu sekitar 10-15 menit. Bila ada bintik-bintik kemerahan yang menandakan adanya alergi diarea sekitar suntikan tersebut. Maka Suntik Putih dengan bahan tersebut tidak bisa dilakukan.

  • Pilih dokter yang berkualitas

Ini faktor terpenting ketika Anda memutuskan untuk melakukan suntik putih. Hanya dokter profesional terlatih yang boleh melakukan suntik ini. Jadi hindari mempercayakan tubuh Anda disuntik oleh pekerja salon kecantikan yang kerap menyediakan paket suntik putih, terlebih dengan harga murah.

  • Produk terdaftar di BPOM

Sebelumnya, Anda harus tanya secara detail mengenai produk yang akan dipakai. Tanyakan pada dokter apakah produk tersebut sudah terdaftar di BPOM RI atau belum. Pastikan produk yang dipakai telah terdaftar di lembaga tersebut.

  • Cek Darah

 Sebelum menjalani suntik putih, ada baiknya Anda melakukan tes darah terlebih dahulu untuk memeriksa kesehatan ginjal Anda. Hindari suntik putih dan pilih alternatif metode pencerahan kulit lain jika Anda memiliki reaksi alergi terhadap vitamin C dan komposisi pendukung lainnya, atau jika Anda mengidap diabetes. Penngidap diabetes tidak dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin C dalam dosis tinggi dalam jangka waktu panjang.

Kesimpulan

Suntik kulit putih yang memiliki tujuan utama untuk mencerahkan kulit ini dapat dilakukan dengan aman hanya bila dalam penggunaannya tidak melebihi dosis dan dilakukan oleh ahlinya. Berdasarkan pengalaman orang-orang yang pernah melakukan suntik Vitamin C, bahwa suntik Vitamin C itu tidak akan memutihkan kulit tapi akan mencerahkan dan melembutkan kulit saja. Tetapi akan ada efek samping terhadap ginjal apabila kebanyakan atau terlalu sering suntik Vitamin C

Selain itu, proses suntik putih sangat bergantung pada jumlah dosis dan ketepatan waktu pemberian dosis. Sebagian besar partisipan merasakan efek penampilan kulit yang jauh lebih baik: kembalinya kelembapan kulit, dan diikuti oleh rona wajah yang sehat dan warna kulit yang semakin cerah mulai dari sesi kedua hingga keenam.

Hal ini menunjukkan bahwa untuk mendapatkan hasil yang optimal, suntik vitamin c harus diberikan dalam dosis yang tepat dan teratur, suntik pemutih kulit memang bisa membantu dalam menghambat pembentukan melanin yang kerap menjadikan kulit terlihat lebih gelap. Namun demikian, jika kulit dipaksa untuk bekerja dengan tidak natural maka pigmen kulit juga dapat mengalami kerusakan.

Cukup sampai di sini dulu ya postingan singkat mengenai Suntik Putih yang ternyata mempunyai manfaat juga bagi tubuh. Namun efek samping nya juga sangat berbahaya buat kesehatan tubuh. Semua hal pasti memiliki dua aspek yaitu positif dan negatif maka dari itu anda tidak boleh menyalahgunakan vitamin C untuk mencegah kondisi lain seperti masalah lambung. Semoga kita jumpa di Lain waktu dengan artikel-artikel lainnya yang lebih lengkap dan juga bermanfaat. Terima kasih.

You Might Also Like