Benarkah Jaring Laba-Laba Lebih Kuat Dari Serat Baja?

Banyak diantara kita sangat mengagumi cara laba-laba membuat sarangnya. Penghargaan ini sudah sepantasnya kita berikan kepadanya, sebab dalam banyak hal bila dibandingkan dengan binatang lainnya, laba-laba memiliki keistimewaan tersendiri. Dalam pembahasan kita kali ini, akan kita beberkan kenyataan tentang kekuatan jaring laba-laba.

Laba-laba terdapat dimana saja tanpa memandang iklim diwilayahnya. Laba-laba bisa hidup di atas air, di tanah atau bahkan di dalam tanah sekalipun tergantung dari jenis laba-laba itu.

Ukuran tubuh laba-laba berbeda-beda tiap jenisnya, berkisar dari tiga inchi sampai kepada jenis yang hampir tak terlihat alias sangat kecil. Jika di rumah anda ada sarang laba-laba, coba perhatikan dengan saksama. Secara kasat mata sarang itu terbuat dari benang tipis. Namun jangan remehkan kekuatannya karena benangnya lima kali lebih kuat dari serat baja dengan ketebalan yang sama. Padahal, baja termasuk material paling kuat yang tersedia bagi manusia. Anda masih penasaran dengan kekuatannya. Simak ulasannya di bawah ini.

Pola Jaring Laba-Laba

Kekuatan jaring laba-laba ini ditentukan mengacu pada polanya. Pola jaring laba-laba sebenarnya tampak rumit tapi ikatan antara jaring itu kuat sekali sehingga tak mengalami gangguan walaupun ikatan itu ada yang putus bahkan menjadi tambah kuat. Jaring-jaring itu saling mempunyai ikatan yang terpadu dan berkesinambungan dengan satu sama lain. Berdasarkan para ilmuwan, jaring laba-laba ini terkandung dua jenis sutra yakni sutra tipis dan sutra kaku. Dua jenis benang sutra ini mempunyai ciri yang lain sekali satu sama lain. Sutra yang kering dan kaku merentang dari sisi pusat ke sisi tepian jaring. Sutra yang lengket dan tipis. Sutra ini kadang kala menjebak musuh laba-laba. Sutra ini umumnya ada di tengah dan tersusun melingkar

Peneliti Ungkap Rahasia Kekuatan Jaring Laba-Laba

Ilmuwan yang berasal dari Amerika Serikat sukses mengungkap kekuatan jaring laba-laba. Berdasarkan peneliti dari Amerika Serikat, jaring laba-laba sanggup menahan barang yang berat. Para peneliti tersebut ini yakin kalau jaring laba-laba dapat dibikin sebagai bahan penahan barang yang sangat berat. Kekuatan jaring laba-laba ini dikarenakan benang sutra yang terdapat pada jaring laba-laba dan juga sebab pola desainnya yang rumit sekali.

Hal yang menarik sekali dari jaring laba-laba yaitu jaring ini tidak bakalan kurang kekuatannya walaupun salah satu dari jaring itu ada yang putus. Jaring laba-laba yang putus bukan membikin jaring jadi lemah namun justru membikin jaring laba-laba ini semakin kuat. Untuk membuat jaring, maka laba-laba memerlukan energi yang besar sekali, oleh sebab itulah jaring laba-laba rusak atau putus. Para ilmuwan tersebut sudah membikin perbandingan beberapa bahan dengan jaring laba-laba, terbukti bahan sutra dari jaring itu 6 kali lebih kuat untuk menahan ranting pohon yang jatuh. Saat ada kerusakan pada jaring itu maka laba-laba bakal langsung memperbaiki kerusakan itu.

Tentunya tidak sampai disitu saja, ilmuan terus melakukan penelitian terhadap jaring laba-laba yang akan menggantikan Kevlar sebagai rompi anti peluru. Bahkan dengan temuan kekuatan jaring laba-laba itu Angkatan Bersenjata Amerika Serikat berencana menggunakan penemuan itu untuk peralatan bersenjatanya. Menurut data yang ada, jaring laba-laba ini 10 kali lebih kuat dari pada Kevlar yang ada. Peluru mempunyai kecepatan 150 m/detik dan dapat merobek sebagian besar benda yang dikenainya kecuali barang yang terbuat dari kevlar. Namun, benang laba-laba yang lebih tipis dari selembar rambut manusia dan lebih ringan dari kapas ini justru 10 kali lipat lebih kuat daripada kevlar.

Helen Hensma, peneliti utama riset dan Ajun Profesor bidang Fisika Universitas California Santa Barbara mengungkapkan bahwa benang jaring yang dikeluarkan laba-laba merupakan material campuran. Bahan ini terdiri atas kristal dan sebagian lain bahan yang elastis. Tiap-tiap molekul tunggal memiliki kedua gabungan itu.

Menurut Kaplan, Profesor Teknik Biomedis Universitas Tufts, protein untuk membuat jaring itu disimpan dalam struktur seperti cairan yang disebut Pseudomicelle yang membuatnya berbentuk seperti agar-agar selama berada dalam kelenjar. bentuk dengan agar-agar itu menjaga agar protein tidak mengkristal terlalu cepat hingga saatnya dipintal.

Apabila pas waktu dan kekentalannya tepat, struktur yang terbentuk dalam kelenjar laba-laba dapat dengan mudah berubah menjadi serat yang kuat saat dikeluarkan sebagai jaring. Dalam proses ini, kandungan air merupakan hal yang sangat penting, karena pengkristalan yang terlalu dini bisa menyebabkan penyumbatan pada sistem pembuatan jaring di tubuh laba-laba.

Kaplan dan rekannya, Hyoung Joon Jin, mengamati bahwa laba-laba selalu mengontrol kecepatan larut, kekentalan dan struktur protein dalam kelenjar pembuat jaringnya. Ketika kekentalan itu mencapai tingkat yang tepat, saat itu pula laba-laba memulai membuat jaringnya. Oleh karena itu mereka menyimpulkan, rahasia kekuatan jaring laba-laba terletak pada waktu pembuatannya.

Menurut penelitian, ada beberapa hal yang unik dari laba-laba antara lain:

A. Laba-laba memiliki dua sampai tiga cakar khusus berukuran kecil pada ujung setiap kakinya yang dapat digunakan untuk mengambil untaian jaring laba-laba. Dengan cara ini, laba-laba dapat bergerak dengan cepat melalui jaring tanpa terjebak. Salah satu cakar laba-laba memiliki area khusus yang digunakan untuk mengaitkan untaian jaring. Laba-laba dapat menggunakan cakar khusus untuk berayun dari untaian ke untaian lainnya tanpa harus menyentuh bagian lengket dari jaring.

B. Jaring laba-laba tidak hanya menjadi rumah (sarang) laba-laba, tetapi juga berfungsi secara khusus sebagai alat untuk menangkap mansanya. Jika kupu-kupu, kumbang kecil atau serangga jenis lainnya tersangkut di jaring ini, maka mereka tidak bisa bergerak sama sekali karena jaring laba-laba sangat lengket dan mereka pun akhirnya menjadi mangsa laba-laba.

C. Laba-laba juga menghasilkan minyak yang licin dari bagian bawah kakinya. Minyak ini membuat kaki laba-laba tidak akan lengket menempel pada jaringnya dan dapat berjalan di atas jaring tersebut. Selain itu tidak semua benang di jaring laba-laba itu lengket. Bagian jaring laba-laba yang tidak lengket itu berupa sebuah garis tegak lurus yang menyangga jaring laba-laba. Bagian ini hanya diketahui oleh si pemilik jaring saja, sehingga dia dapat naik dan berjalan bebas di atas jaringnya. Selain itu, laba-laba selalu bergerak dengan perlahan dan lembut di atas jaringnya, karena perekat pada jaringnya akan mengeras seketika jika ada pergerakan tiba-tiba di atasnya. Itulah sebabnya laba-laba sangat jarang terperangkap di dalam jaringnya sendiri.

Sungguh kekuatan yang menakjubkan dari jaring yang dihasilkan oleh seekor laba –laba. Semoga artikel ini menambah wawasan anda. dan di bawah ini proses laba-laba membuat jaring.

You Might Also Like