Sungguh Unik, Orang Dengan Kulit Berbeda Ini Semakin Terkenal

Mempunyai kulit yang indah serta halus adalah harapan setiap orang dunia. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan kulit seperti yang diinginkan. Yang berkulit hitam ingin memiliki kulit putih dan yang putih ingin memiliki kulit hitam. Tetapi tidak semua orang mampu merubah warna kulit dengan mudah, apabila mereka terlahir mempunyai warna kulit yang tidak merata.

Banyak sekali orang-orang yang mempunyai kulit yang tidak seindah orang lain. Kasus mengenai masalah kulit sudah sering dibicarakan, seperti kelainan albino, mempunyai bintik-bintik pada bagian kulit wajah, serta warna kulit yang tidak merata. Mereka yang mempunyai masalah dengan kulit terkadang merasakan minder atau tidak percaya diri, bahkan ada yang memilih untuk menyendiri. Akan tetapi tidak semua orang selalu merasa hal tersebut adalah kekurangan, justru menjadikannya sebagai kelebihan yang tidak semua orang mempunyainya.

A. Khoudia Diop, Dewi Berkulit Hitam Sempurna

Khoudia Diop ini adalah salah satu model top dunia. Ia memiliki warna kulit yang hitam legam. Warna kulitnya bahkan lebih hitam dari panci penggorengan. Dimasa kecil ia mendapat julukan yang bermacam macam. Diantaranya si hitam, putri malam dan masih banyak lagi. Ia kerap di bulli dan diejek oleh orang orang disekitarnya akibat warna kulitnya yang item mutlak tersebut. Bukannya minder, ketika dewasa khoudia diof ini justru percaya diri dan terjun di dunia modelling. Dia menjuluki dirinya dengan nama melanin goddes. Atau dewi melanni.

Khoudia Diop ini berasal dari perancis. Ia sangat populer di internet, terutama instagram. Kepopulerannya dimulai ketika ia ikut serta dalam kampanye iklan colored. Colored ini merupakan kampanye untuk mempopulerkan konsep cantik yang dimiliki wanita wanita dengan warna kulit yang berbeda.

Begitu terlibat dalam kampanye colored tersebut instagramnya langsung dibanjiri komentar, komentar positif dari netizen. Khoudia Diop ini menginspirasi banyak orang untuk tidak minder hanya karena memiliki sesuatu yang berbeda dari orang kebanyakan. Ia merupakan salam satu selebgram dengan folower mencapai 169 ribu lebih. Kalau yang hitam legam saja percaya diri, kamu yang warna kulitnya kuning dengan sedikit rona sawo matang tak perlu minder dong untuk tampil sebagai diri sendiri.

B. Connie Chiu, Gadis Cina Berkulit Putih

Lahir di Hongkong, anak keempat di keluarga Cina. Dia adalah satu satunya anak perempuan dalam keluarga yang dilahirkan dengan kelainan kulit albinisme. Kulitnya tidak memiliki pigmen sama sekali. putih di sekujur tubuh dan berbeda dengan rata rata kulit orang Cina yang kuning. Saat kecil ia pun sering merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri. Kenapa ia berbeda dengan orang lain. Orang orang menatapnya dengan dengan pandangan aneh. Ia pun kerap di bully orang akibat warna kulitnya yang albino tersebut.

Bersama keluarganya kemudian ia pindah ke swedia. Di negara baru tersebut ia mempelajari modelling dan menjadi penyanyi jazz. Pada umur 24 ia bekerja sebagai model bagi desainer Perancis jean-paul gaultier. Kemudian ia menggabungkan kemampuan di dunia modelling tersebut dengan menyanyi jazz diatas panggung. Di dunia musik jazz ia cukup terkenal dan diundang di berbagai event besar. Prestasinya di bidang modelling dan musik jazz pun menginspirasi banyak orang.

C. Nikia Phoenix, Model Dengan Wajah Berbintik Hitam

Bintik bintik wajah berwarna gelap biasanya muncul pada orang kulit putih. Namun yang terjadi pada Nikia Phoenix ini sedikit berbeda. Ia memiliki kulit hitam, tapi di wajahnya juga muncul becak bercak hitam di wajah. Sama seperti penderita kelainan yang lainnya ketika kecil ia mendapatkan perlakuan buruk dari teman temanya. Ia dianggap alien karena bercak hitam tidak biasanya ada di wajah orang berkulit hitam. Bahkan ia pun di anggap mau meniru orang kulit putih.

Ketika menghadapi ejekan dan bully tersebut ia mengingat ingat kembali sosok Mahatma Gandi dan Marthin Luther. Ia bertanya kepada diri sendiri kira kira apa yang akan dilakukan oleh kedua tokoh tersebut jika menghadapi bulian semacam ini? Ia pun kemudian kembali bersemangat dan terjun ke dunia modelling. Melakukan beberapa pemotretan untuk kampanye iklan coca-cola dan target. Secara kebetulan, seorang pencari agen iklan melihatnya ketika sedang mengambil segelas kopi dan kue. Ia pun diminta untuk menjadi model dari toko kopi franchise paling terkenal di amerika. Sejak wajahnya dipajang di kemasan kopi itulah ia semakin terkenal. Ia pun meraih kesuksesan di dunia modelling berkat bercak bercak hitam di wajahnya.

Pertanyaannya, kenapa bentuk dan warna manusia bisa berbeda antara satu sama lain? Pengaruh apa saja yang terjadi pada manusia selama ini? Untuk menjawab pertanyaan itu, langsung saja kita simak penjelasan berikut:

1. Mutasi DNA

Tampilan fisik pada dasarnya sudah dikodekan dalam gen (DNA) kita. Gen dalam tubuh kita terletak dalam inti sel, dalam kromosom, yang tersusun dari untaian rantai DNA. DNA sendiri tersusun atas urutan pasangan basa (kode genetik) yang menyimpan semua informasi tentang bagaimana tubuh kita terbentuk, organ-organ bekerja, hingga tampilan luar tubuh kita.

Kode genetik dalam DNA diintepretasikan dalam ekspresi gen. Dikenal 2 istilah dalam ekspresi gen, yaitu genotip dan fenotip. Genotip adalah ekspresi gen yang terkodekan namun tidak muncul ke permukaan, sedangkan fenotip adalah ekspresi gen yang muncul dan teramati.

2. Pengaruh Lingkungan

Kulit terdiri dari beberapa lapisan yaitu epidermis, dermis dan hipodermis. Yang menentukan warna kulit seseorang adalah pada lapisan epidermis di mana pada lapisan ini terdiri dari dua bagian yaitu lapisan tanduk dan lapisan malpighi. Pada lapisan malpighi terdapat pigmen melanin yang memberi warna pada kulit. Semakin banyak jumlah pigmen maka semakin gelap warna kulit. Selain itu juga warna kulit manusia ditentukan oleh berbagai faktor, yang terpenting adalah jumlah pigmen melanin kulit, peredaran darah, tebal tipisnya lapisan tanduk dan adanya zat-zat warna lain yang bukan melanin yaitu darah dan kalogen.

Di daerah tropis seperti Afrika dan Indonesia, umumnya memiliki warna kulit sawo matang dan cenderung gelap. Hal ini terjadi karena iklimnya yang panas dan sangat sering terkena paparan sinar matahari sehingga kulit beradaptasi agar dapat terlindung dari kerusakan yang terjadi akibat paparan sinar matahari yang mengandung sinar ultra violet. Karena itu, semakin gelap warna kulit maka ia akan semakin terlindungi terhadap sinar ultraviolet yang mana sinar tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah kulit bahkan kanker kulit. Untuk pengaruh lingkungan ini lebih mudah dipahami karena daerah tempat tinggal mempengaruhi produksi pigmen di kulit. Jadi wajar kalau warnanya beda-beda.

Semoga artikel ini menambah wawasan anda. Terima kasih.

You Might Also Like