Stroke Mata: Penyakit Paling Fatal Dan Gejala Yang Harus Diketahui

Jika kita mendengar penyakit stroke, maka kita tentu akan berpikir tentang sebuah penyakit berbahaya dan sangat mematikan yang menyerang pembuluh darah. Serangan stroke biasanya terjadi karena penyumbatan darah di pembuluh darah. Kebanyakan terjadi pada area otak sehingga stroke menjadi begitu membahayakan. Tapi tahukah Anda bahwa stroke juga bisa terjadi pada mata?

Serangan stroke mata bisa terjadi jika penyumbatan pembuluh darah terjadi pada bagian mata. Apalagi retina merupakan bagian dari saraf otak, hanya saja ia tidak berada dalam tengkorak kepala tetapi menonjol keluar yaitu pada mata. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa itu stroke mata, penyebab dan gejalanya, Anda dapat membaca artikel berikut ini:

Sekilas Tentang Stroke Mata

Mungkin sebagian dari Anda masih ada yang belum mengetahui kalau ternyata penyakit stroke bisa menyerang organ mata, orang yang menderita penyakit stroke mata ini masih terbilang sedikit, jadi masih banyak orang yang belum mengetahui tentang adanya penyakit stroke mata. Stroke mata adalah sumbatan yang terjadi secara mendadak pada pembuluh darah di retina.

Penyumbatan itu dapat terjadi pada pembuluh darah Arteri Retina, maupun pembuluh darah Vena Retina. Pembuluh darah arteri retina (pembuluh nadi) adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah dari jantung ke mata. Sementara pembuluh darah vena retina (pembuluh balik) adalah pembuluh darah yang menyalurkan darah dari mata ke jantung.

Apabila mata sudah terserang stroke maka bisa mengakibatkan kebutaan baik itu sebelah atau bahkan sampai keduanya namun hal ini masih jarang terjadi . Penyakit stroke mata sendiri lebih sering menyerang hanya sebelah mata, namun tidak jarang juga penyakit stroke mata ini bisa menyerang kedua mata yang mengakibatkan terjadinya kebutaan.

Dr. Elvioza menuturkan jika masyarakat jaman dahulu ternyata menganggap stroke mata sebagai sebuah tanda bahwa dirinya dikerjai atau bahkan diguna-guna orang lain yang tidak menyukainya. Padahal, masalah penglihatan ini adalah sebuah kondisi medis yang seharusnya diwaspadai karena kerap kali stroke mata berimbas pada pecahnya pembuluh darah di mata yang tentu selain membuat hilangnya penglihatan, bisa menyebabkan rasa sakit yang luar biasa dan jika tidak ditangani secara medis dengan cepat, bisa jadi mata pada akhirnya mengalami buta permanen.

Risiko tinggi terkena stroke mata bisa terjadi pada mereka yang memiliki riwayat penyakit hipertensi, diabetes melitus, penyakit kardiovaskular, tinggi kolesterol dan memiliki kelainan darah. Bagi ibu hamil dan orang yang kuat merokok juga berisiko tinggi. Faktor genetika juga mempengaruhi, namun tidak terlalu tinggi seperti faktor risiko di atas. Umumnya yang terserang stroke mata adalah mereka yang berusia di atas 50an. Namun persoalannya adalah, zaman sekarang ini penyakit-penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, dsb tadi sudah menyerang usia muda 20-an dan 30-an. Biasanya hal ini terjadi akibat pola hidup yang tidak sehat.

Penyebab Stroke Mata

Sangat penting untuk Anda mengetahui penyebab yang bisa meningkatkan resiko untuk menderita penyakit stroke mata, oleh karena itu agar Anda tidak memiliki resiko untuk mengalami penyakit stroke mata, Anda harus mengetahui beberapa penyebabnya dibawah ini Ada banyak hal atau aktivitas dan juga kebiasaan yang bisa mengakibatkan dan juga meningkatkan resiko seseorang untuk mengalami penyakit stroke mata, ada yang tidak disadari dan juga ada yang disadari namun tetap saja dilakukan. Berikut ini beberapa penyebab yang bisa meningkatkan resiko seseorang untuk menderita penyakit stroke mata :

  • Merokok

Salah satu penyebab yang bisa meningkatkan resiko seseorang untuk menderita penyakit stroke mata adalah kebiasaan merokok, kandungan nikotin dalam rokok memiliki efek samping yang sangat berbahaya untuk kesehatan salah satunya bisa menyebabkan terjadinya penyakit stroke mata.

  • Saraf Optik Tersumbat

Fungsi dari saraf optik untuk fungsi mata sangat penting yakni untuk mengirimkan pesan apa yang dilihat oleh mata kemudian disalurkan ke otak. Apabila optik ini mengalami gangguan seperti terseumbat maka resiko untuk menderita penyakit stroke mata menjadi tinggi.

  • Penyakit Tertentu

Selain dari gaya hidup, dari faktor medis juga ada yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit stroke mata penyakit tersebut diantaranya penyakit jantung, diabetes dan juga hipertensi. Apabila seseorang sedang menderita penyakit tersebut maka memiliki resiko yang tinggi untuk terkena penyakit stroke mata.

  • Alkohol

Alkohol juga merupakan salah satu penyebab yang bisa meningkatkan resiko seseorang untuk menderita penyakit stroke mata, sama seperti rokok, minuman yang mengandung alkohol juga memiliki kandungan yang memiliki efek yang berbahaya untuk kesehatan dan salah satunya bisa meningkatkan resiko untuk menderita penyakit stroke mata.

  • Arteri Pada Retina Tersumbat Darah

Dalam beberapa kasus orang yang mengalami kondisi arteri retina tersumbat biasanya akan mengalami gangguan penglihatan dalam waktu yang singkat atau sementara bahkan dalam kasus yang parah bisa sampai menyebabkan kebutaan.

Usahakan agar Anda tidak memiliki resiko tinggi untuk mengalami stroke mata, jauhi semua penyebab yang bisa meningkatkan resiko untuk mengalami stroke mata. apabila Anda tidak ingin memiliki resiko terkena penyakit stroke mata, Anda bisa melakukan pencegahan dengan melakukan pola hidup sehat.

Gejala Stroke Mata

Selain penting untuk mengetahui penyebab dari penyakit stroke mata, satu lagi informasi yang sangat penting untuk Anda ketahui adalah mengetahui tentang ciri-ciri yang akan dirasakan oleh seseorang yang menderita penyakit stroke, karna penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang menurut badan kesehatan Dunia atau yang lebih dikenal dengan WHO menyebutkan kalau penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai karena penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian terbanyak di Dunia termasuk juga di Indonesia, untuk itu penting buat Anda mengetahui apa saja yang menjadi ciri atau gejala dari penyakit stroke, berikut ini gejala penyakit stroke mata yang biasa dirasakan :

  • Pikun

Penyakit stroke merupakan suatu penyakit yang menyerang otak, mungkin gejala pikun ini merupakan salah satu gejala yang paling sering juga dirasakan oleh orang yang menderita penyakit stroke, karena apabila stroke yang menyerang otak maka salah satu gejala yang akan dirasakan adalah pikun.

  • Perubahan Perilaku

Seseorang yang menderita penyakit stroke cenderung memiliki perilaku yang berbeda dari orang yang tidak menderita penyakit stroke, orang yang menderita penyakit stroke cenderung berperilaku tidak jelas dan seperti anak kecil bahkan sering juga marah marah.

  • Mati Rasa

Salah satu ciri ciri lain yang bisa mengindikasikan seseorang mengalami penyakit stroke mata adalah akan merasakan gejala mati rasa, biasanya mati rasa ini akan terjadi pada lengan, kaki,atau juga mata. Apabila Anda mengalami mati rasa segera periksakan keadaan Anda ke dokter untuk mengetahuinya secara pasti.

  • Pusing

Mengalami pusing banyak yang meremehkan kondisi ini karena kebanyakan orang menganggap pusing merupakan hal biasa dan tidak berdampak berbahaya untuk kesehatan, namun Anda jangan meremehkannya apabila Anda mengalami pusing terus menerus maka Anda harus segera memeriksakan keadaan Anda kedokter karena apabila kondisi tersebut dibiarkan bisa saja merupakan ciri dari penyakit stroke mata.

  • Kelumpuhan Pada Satu Sisi Tubuh

Gejala yang satu ini merupakan gejala umum dari penyakit stroke baik itu stroke ringan, stroke trombotik, stroke mata ataupun penyakit stroke lainnya. Penderita stroke biasanya akan mengalami kelumpuhan pada sebagian tubuhnya apabila strokenya sudah dalam kondisi yang parah.

  • Gangguan Penglihatan

Mengalami gangguan penglihatan seperti penglihatan menjadi kabur merupakan ciri paling sering dialami oleh orang yang menderita penyakit stroke mata, bahkan apabila kondisinya sudah parah bisa sampai menyebabkan kebutaan.

  • Terdapat Bercak Merah Di Mata

Apabila dimata Anda terdapat bercak merah, Anda harus mewaspadainya karena bisa jadi itu merupakan salah satu ciri dari penyakit stroke mata apalagi kalau bercak tersebut sampai menyebabkan gangguan penglihatan atau sampai mengalami kebutaan.

Pengobatan Stroke Mata

Organ mata adalah salah satu organ yang memiliki fungsi sangat penting untuk manusia, fungsi dari organ mata adalah untuk melihat suatu benda atau warna yang dilihat lalu dikirimkan ke otak sehingga bisa membedakan warna apa saja yang dilihat. Terapi pengobatan stroke mata harus diberikan sedini mungkin untuk meminimalisasi kerusakan pada retina. Beberapa opsi terapi untuk menangani stroke mata ialah penggunaan obat untuk menghilangkan gumpalan darah yang menyumbat saluran hingga operasi untuk memindahkan gumpalan dari retina.

Stroke mata yang tidak segera diobati bisa menimbulkan dampak yang cukup fatal, yaitu menimbulkan kebutaan. Namun, untuk dapat mengobati stroke mata, sangat tergantung pada lokasi sumbatan dan tingkat keparahan sumbatan. Bila sumbatan terjadi di pembuluh darah arteri retina dan sumbatannya banyak (tingkat keparahan cukup tinggi), maka akan sulit diatasi.

Stroke mata yang terjadi pada pembuluh darah Arteri Retina misalnya penglihatan menurun, kabur, gelap, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar bisa diketahui dengan jelas apakah memang terjadi sumbatan pada pembuluh darah di arteri retina mata atau tidak. Pemeriksaan diperlukan agar bisa dilakukan pengobatan dan penanganan dengan cepat dalam jangka waktu 24 jam untuk mencegah timbulnya dampak yang cukup fatal.

kebanyakan penyumbatan pada pembuluh arteri tidak dapat disembuhkan dan biasanya akan menimbulkan kebutaan permanen. Hal tersebut disebabkan karena sel-sel retina sangat sensitif dan bila terjadi kekurangan oksigen pada sel-sel retina dapat menimbulkan kerusakan yang cukup parah yaitu kebutaan permanen pada mata

Berbeda halnya dengan stroke mata yang diakibatkan adanya penyumbatan pada pembuluh darah Vena Retina, penanganannya tidak terlalu sulit dan masih bisa disembuhkan lewat obat atau laser. Penanganan dengan obat dan laser bertujuan untuk membuka sumbatan sehingga aliran pembuluh darah menjadi lancar.

Beberapa Tips Menjaga Kesehatan Mata:

  • Periksa Mata Setiap Setahun Sekali

Untuk memantau dan menjaga kesehatan mata disarankan periksa mata setiap setahun sekali, sekalipun tidak ada keluhan. Bila dalam pemeriksaan diketahui ada gangguan bisa secepatnya diatasi.

  • Jaga Kebersihan Saat Pakai Lensa Kontak

Ketika memakai lensa kontak jaga kebersihan. Untuk mencegah terjadinya iritasi, hindari jangan sampai kuman masuk ke dalam mata. Perhatikan juga tanggal kedarluwarsa. Bila waktu masa pakai sudah habis segera konsultasi dokter agar diganti lensa kontak yang baru.

  • Mengonsumsi Makanan Yang Sehat

Perbanyaklah konsumsi makanan-makanan yang sehat, seperti sayur dan buah-buaha dan kurangi konsumsi makanan yang tinggi kolesterol, misalnya, goreng-gorengan, daging kambing dan fast food, karena timbunan kolesterol dalam darah bisa menimbulkan terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah.

  • Rajin Olahraga

Jangan lupa juga untuk rajin berolahraga, minimal 2 kali seminggu. Sesibuk apapun, sempatkanlah untuk selalu berolahraga. Namun ingat, jangan sampai terlalu memaksakan diri, apalagi bila sebelumnya Anda tidak pernah atau jarang berolahraga. Lakukan perlahan, sesuai kemampuan, namun rutin dan sering.

  • Istirahatkan Mata

Hampir semua merasakan mata jadi tidak nyaman setelah duduk seharian di depan layar komputer. Hal ini disebabkan mata berkedip 25% lebih sedikit dari biasanya dan menyebabkan mata kering. Karena itu istirahatkan mata dengan cara sering berkedip ketika didepan komputer. Bisa juga menutup mata sebentar atau jalan-jalan beberapa saat meninggalkan komputer.

Sekian pembahasan tentang Penyakit Stroke Mata Yang Harus Anda Ketahui, semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu mengatasi atau mencegah penyakit stroke mata yang sedang Anda alami. Terima kasih Anda sudah meluangkan waktu Anda untuk berkunjung dan menyimak artikel dan nantikan artikel-artikel terbarunya 🙂

You Might Also Like