Selangkangan Sering Gatal? Simak Ulasannya Dibawah Ini

Seringkali kita jumpai, teman atau saudara saat tertidur tangannya dengan spontan menggaruk selangkangan yang gatal. Tentu hal tersebut menjadi pemandangan yang menggelikan sekaligus menjijikkan. Lalu kita bertanya apa sih penyebabnya? Penyebab gatal di selangkangan yakni bisa karena infeksi, iritasi kimia, alergi, dll. Masalah gatal pada kulit selangkangan ini juga dapat menyerang siapa saja baik pria maupun wanita, meskipun hal ini bukan kondisi yang serius.

Daerah selangkangan yang gatal biasanya berwarna kemerahan. Kulit pada area yang gatal bisa tampak lecet atau mengelupas. Jika dibiarkan, area yang gatal akan meluas dan menjadi luka terutama bila bergesekan dengan pakaian. Namun perlu diingat bahwa tidak semua gatal di selangkangan disebabkan oleh jamur, tetapi masih banyak penyebab lainnya. Anda penasaraan dengan penyebab lain? Simak ulasannya berikut.

Penyebab Selangkangan Gatal

Mustahil bisa mengatasi masalah secara tuntas tanpa mengetahui apa masalahnya. Oleh karena itu penting untuk diketahui beberapa kemungkinan penyebab gatal pada selangkangan. Salah satu faktor utama yang menjadi penyebab gatal pada selangkangan yaitu dari dalam diri kita sendiri. Rasa gatal pada selangkangan dapat menyerang karena kondisi fisik atau bagian tubuh yang kurang terjaga dari kebersihan. Karna adanya pertumbuhan jamur pada kulit.

Jamur yang tumbuh diselangkangan ini Dermatofita. Jamur ini secara alami memang hidup pada kulit dan dalam kondisi normal tidak menyebabkan masalah apapun. Namun, bila seseorang tetap mengenakan pakaian berkeringat atau basah setelah berolahraga, maka dalam jangka waktu tertentu hal ini akan memudahkan jamur untuk berkembang biak dengan cepat.

Apabila jamur sudah berkembang biak dengan cepat maka Anda akan sangat merasa tersiksa oleh rasa gatal yang timbul dari penyakit ini, apalagi selangkangan jarang sekali terkena oleh sinar matahari secara langsung sehingga pada bagian selangkangan dan sekitarnya menjadi lembab yang dapat menimbulkan jamur sangat mudah tumbuh pada kulit tersebut, berikut ini beberapa hal yang dapat menimbulkan gatal di selangkangan dan ada beberapa hal lainnya.

1. Kutil Kelamin

Ini adalah satu satu gejala umum dari infeksi menular seksual akibat Human Papillomavirus (HPV). Kutil kelamin seringkali memiliki wujud merah kecoklatan kadang terlihat sampai kehitaman dengan batas yang tegas seperti berbentuk pulau. Ada yang tampak bersisik atau mengelupas. Jamur ini akan terasa sangat mengganggu dan timbul keinginan untuk menggaruk dibagian selangkangan apabila area ini terkena keringat saat beraktivitas.

2. Alergi

Iritasi kimia seperti deterjen, semprotan tubuh, krim, salep, pelembut kain, busa kontrasepsi atau jeli dapat memicu reaksi alergi pada tubuh. Hal ini mungkin menyebabkan pembentukan gatal, ruam merah pada selangkangan. Penyebab lainnya mungkin menimbulkan gatal di selangkangan. Seperti kutu kemaluan atau Phthirus pubis. Diabetes melitus yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah juga dapat menimbulkan gatal pada selangkangan. Bahkan mungkin akan memperburuk kondisi yang sudah ada.

3. Intertrigo

Orang yang terkena Intertrigo biasanya berbadan gemuk, daerah selangkangan panas dan lembab. Intertrigo bisa dilihat dengan ciri kulit kemerahan, rasa terbakar dan terjadi gatal-gatal pada lipatan kulit, lipatan paha. Merupakan peradangan pada kulit (Dermatitis) yang hanya mempengaruhi lipatan kulit. Penyebab utamanya adalah terjadinya gesekan antar kulit atau gesekan kulit dengan pakaian, yang ini semakin diperburuk oleh kelembaban dan panas pada suhu tropis indonesia.

4. Kurang Menjaga Kebersihan 

Selangkangan adalah salah satu area tubuh yang selalu tertutup. Seringnya selangkangan ditutupi lebih dari satu lapisan pakaian sehingga membuat udara di bagian selangkangan jauh lebih hangat di bandingkan dengan bagian tubuh lainnya.

Jika Anda tidak rutin menjaga kebersihan daerah genital akan membuat daerah genital berkeringat dan lembab. Selain itu, adanya rambut kemaluan membuat keringat, sel kulit mati dan kuman rentan berkembang. Hal inilah yang memicu orang mengalami gatal di bagian selangkangan.

5. Gesekan

Gesekan antar kulit bisa terjadi berulang kali dan biasanya terjadi di antara kedua paha. Gesekan berulang ini mungkin sering Anda alami pada saat melakukan aktivitas yang menyebabkan banyak gesekan antar kulit, Misalnya saja keringat setelah berolahraga.

Daerah paha atas akan lembab setelah melakukan aktifitas yang cukup banyak menimbulkan keringat. Pergesekan tersebut dapat merusak lapisan pelindung kulit di bagian atas sehingga menyebabkan inflamasi dan pengelupasan kulit lapisan atas. Hal ini biasanya ditandai dengan kulit menjadi kemerahan, iritasi yang perih atau terasa panas dan gatal-gatal.

Gatal di selangkangan mungkin untuk sebagian orang di anggap sebagai hal biasa. Namun efeknya tentu saja ketidaknyamanan, rasa gatal yang di timbulkan secara otomatis mendorong keinginan untuk menggaruknya tentu saja hal tersebut tidak akan terasa aneh jika Anda sedang sendirian.

Namun jamur di selangkangan umumnya tidak berbahaya, tetapi dapat berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan infeksi serta ketidaknyamanan terutama pada kulit yang hangat dan lembab. Itulah sebabnya beberapa jamur kulit lebih sering berkembang di kulit sekitar selangkangan, ciri-ciri bila selangkangan Anda terserang oleh infeksi jamur itu sebenarnya cukup mudah di bedakan, yang Anda parlu hanya ketelitian dalam melihatnya

  • Menyebabkan gatal terus tanpa henti di bagian selangkangan
  • Kulit daerah selangkangan berwarna putih mirip panu atau bisa juga berwarna merah atau coklat bila infeksinya sudah cukup parah
  • Rasa perih pada area kulit yang terinfeksi akibat di sering di garuk
  • Mudah lecet ketika melakukan olahraga
  • Gatal tidak menghilang meskipun sudah memakai krim antigatal

Infeksi jamur memang menjadi salah satu penyakit yang sangat mudah menular. Orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas biasanya lebih rentan terkena infeksi jamur karena banyaknya lipatan kulit yang lembab.

Dan tahan rasa ingin menggaruk, karna infeksi jamur selangkangan memang memberikan sensati gatal yang sangat menyiksa dan sulit untuk di tahan. Sebab dengan menggaruknya infeksi jamur bisa akan sangat parah dan menyebabkan perih. Dan dibawah ini merupakan jenis-jenis jamur yang menyerang kulit Anda

    • Tinea Capitis (Kulit Kepala)
    • Tinea Vesikolor (Panu)
    • Tinea Corporis (Kurap)
    • Tinea Cruris (Jamur Selangkangan)
    • Tinea Pedis (Kutu Air)

Cara Mengobati

Pengobatan gatal pada area selangkangan ini sangat perlu dilakukan tentunya juga harus sesuai dengan penyebab dan gejala yang dialami. Sebaiknya jangan mengobati jamur di selangkangan sendiri tanpa anjuran dokter, meskipun Anda yakin bahwa itu adalah jamur, terlebih ketika Anda masih ragu tentang apa penyebab gatal di selangkangan yang Anda alami.

Dokter akan dapat menegakkan diagnosis Tinea Cruris hanya dengan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan teliti pada daerah kulit yang terkena. Sehingga penyebab utamanya akan segera diketahui dan Anda bisa mendapatkan obat gatal yang tepat yang tepat. Hal-hal yang dapat Anda lakukan di rumah untuk mengobati jamur di selangkangan antara lain:

      • Menerapkan krim atau salep antijamur pada daerah kulit yang terkena sesuai anjuran dokter.
      • Cuci daerah yang terkena dengan sabun dan air hangat.
      • Jangan Menggaruk Selangkangan
      • Ganti Celana Dalam Sesering Mungkin
      • Jangan menggunakan obat salep antigatal secara sembarangan, misalnya saja krim anti-gatal seperti hidrokortison (steroid cream) yang malah akan membuat jamur kulit menjadi lebih subur dan penyakit semakin memburuk.

Jika gejala tidak membaik setelah dua minggu perawatan, Anda harus kontrol ulang ke dokter. Siapa tahu ada infeksi sekunder yang membuat penyakit menjadi lebih buruk sehingga memerlukan pengobatan tambahan. Jika diperlukan dokter akan meresepkan obat antijamur yang lebih kuat, seperti:

      • Ekonazol, obat jamur topikal (krim)
      • Oxiconazole, obat jamur topikal (krim)
      • Clotrimazole, obat jamur topikal (krim)
      • Miconazole, obat jamur topikal (krim)
      • Itrakonazol, obat jamur oral atau minum
      • Flukonazol, obat jamur oral atau minum
      • Ketoconazole, obat jamur oral atau minum

Obat antijamur oral dapat menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan, seperti sakit perut dan sakit kepala. Oleh sebab itu, apabila Anda mengalami efek samping ini, pastikan untuk membicarakannya dengan dokter agar diberikan solusi yang tepat. Dan berikut ini beberapa jenis bahan alami lainnya yang juga berkhasiat mengobati jamur di selangkangan, antara lain dengan menggunakan

1. Kunyit dan Kapur Sirih

Kunyit dan kapur sirih termasuk bahan-bahan dapur yang bisa digunakan sebagai ramuan obat gatal selangkangan dan obat alami untuk mengobati berbagai penyakit kulit lainnya, ramuan obat alami ini pun bisa menghilangkan gatal-gatal akibat berbagai infeksi termasuk infeksi jamur selangkangan.

Cara membuat obat jamur selangkangan ini sangatlah mudah dan tidak merepotkan. Pertama siapkan kunyit sebesar ibu jari dan kapur sirih secukupnya lalu kunyit di parut hingga halus. Setelah halus campurkan dengan kapur sirih kemudian oleskan pada selangkangan yang terinfeksi jamur. Oleskan ramuan obat jamur selangkan ini 2 kali hari setelah mandi smapai tuntas.

2. Menggunakan Asam Gelugur dan Asam Kandis

Asam gelugur dan asam kandis memiliki manfaat untuk mengatasi masalah terhadap pertumbuhan jamur pada selangkangan. Cara penggunaannya yaitu dengan menyiapkan asam gelugur dan asam kandis.

Kemudian rebus lah kedua asam tersebut dengan air secukupnya. Kemudian tunggu 6-14 menit, setelah itu balur kan ramuan tersebut pada selangkangan Anda secara merata. Anda dapat melakukan pengobatan tradisional dengan menggunakan bahan asam ini secara rutin 2-3 kali dalam sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

3. Daun Ketepeng

Mungkin sebagian orang tidak mengetahui manfaat dari daun ketepeng ini. Padahal daun ini bisa digunakan untuk menghilangkan gatal pada kulit secara alami. Cara mengobati gatal di paha, bokong dan kelamin. Cara menggunakan daun ketepeng cukup mudah. Yaitu pertama ambil daun ketepeng secukupnya kemudian cuci hingga menjadi bersih. Kemudian tempelkan daun tersebut pada kulit atau badan yang mengalami gatal. Atau juga bisa direbus terlebih dahulu daun ketepeng tersebut lalu baru tempelkan pada kulit yang gatal ketika sudah hangat-hangat kuku.

4. Lengkuas dan Bawang putih

Bahan alami yang bisa digunakan menjadi obat jamur selangkangan ialah lengkuas dan bawang putih. Lengkuas dan bawang putih dipercaya dapat membantu menghilangkan berbagai masalah penyakit pada kulit termasuk dengan gatal-gatal di selangkangan akibat infeksi jamur.

Meracik lengkuas dan bawang putih untuk dijdaikan obat jamur selangkangan langkahnya ialah siapkan 4 batang lengkuas, 1 siung bawang putih dan air cuka dan tumbuk lengkuas dan bawang putih dengan perbandingan 1:4. Tambahkan beberapa tetes cuka sampai semua tercampur, oleskan ramuan obat jamur selagkangan tersebut pada area yang terkena serangan jamur.

5. Menggunakan Daun Bayam

Cara selanjutnya untuk menghilangkan gatal pada selangkangan yaitu dengan menggunakan daun bayam duri. Caranya Anda sediakan 6 sampai 11 lembar daun bayam duri yang masih segar, kemudian cuci hingga bersih, lalu rebus lah daun bayam duri hingga 10-15 menit, kemudian tambahkan sedikit garam kemudian aduk sampai merata.

Setelah itu gunakan air dari rebusan daun bayam duri ketika masih hangat untuk mengkompres bagian selangkangan secara merata. Lakukan cara ini sesudah mandi, hal ini supaya selangkangan bersih. Itulah beberapa obat tradisional gatal pada selangkangan yang bisa kita gunakan dan cara ini dilakukan secara berlahan supaya mendapatkan hasil yang maksimal.

Tips Mencegah Selangkangan Gatal Di Kemudian Hari.

Menggaruk bukanlah solusi untuk mengatasi gatal namun karna kita menggaruk kulit tubuh yang gatal bisa membuat kulit kita luka, berbekas, bahkan terinfeksi.

      • Lebih baik mengusap daripada menggaruk area yang gatal.
      • Menjauhi makanan pemicu alergi.
      • Potong kuku Anda sehingga tidak akan menimbulkan luka jika tidak bisa menahan diri untuk menggaruk area yang gatal.
      • Mengeringkan tubuh secara merata setelah mandi.
      • Setelah berolahraga atau melakukan aktivitas yang berkeringat, segeralah mandi dan mebersihkan tubuh Anda.
      • Pastikan daerah selangkangan selalu bersih dan kering.
      • Jangan menggunakan pakaian dalam keadaan tubuh yang masih belum terlalu kering
      • Mengenakan celana longgar
      • Selalu gunakan pakaian yang bersih dan kering, serta ganti celana dalam Anda secara rutin.
      • Mandi Teratur
      • Jangan menggunakan handuk atau pakaian secara bergantian dengan orang lain.

Kesimpulan

Faktor kebersihan tubuh dan kebiasaan sehari-hari merupakan faktor utama seseorang mengalami masalah gatal di selangkangan karna area selangkangan adalah wilayah kulit yang sensitif. Mudah sekali terjadi iritasi atau alergi kulit pada daerah tersebut.

Kombinasi antara panas, lembab dan gesekan kulit dengan pakaian merupakan penyebab umum yang menjadikan kulit menjadi merah dan teriritasi, penggunaan celana dalam yang terlalu ketat juga menjadi salah satu penyebabnya karna bahannya yang kurang menyerap keringat.

Termasuk penggunaan celana panjang terutama yang berbahan jeans. Apalagi bagi mereka yang senang menggunakan celana ketat. Penggunaan celana tersebut akan membuat area seputar selangkangan akan terasa gerah, sehingga memunculkan keringat berlebih dan lembab.

Selain itu, gatal juga bisa timbul akibat Mikroorganisme seperti jamur dan bakteri yang bersarang di daerah selangkangan. Apabila sekitar wilayah tersebut tidak segera dibersihkan, maka keringat yang keluar akan bercampur bakteri sehingga menjadikan iritasi, berdaki dan berjamur.

Itulah tadi informasi mengenai faktor penyebab gatal pada selangkangan dan cara mengatasinya yang perlu untuk diketahui. Meskipun terdengar sepele, namun gatal pada selangkangan bisa memicu terjadinya masalah kesehatan yang lebih serius jika tidak ditangani dengan tepat dan benar. Semoga informasi kesehatan ini dapat bermanfaat untuk Anda dan nantikan artikel-artikel lainnya

You Might Also Like