Mata Belekan, Penyabab Dan Gejalanya

Mata adalah salah satu dari organ yang sangat penting bagi tubuh manusia. Seluruh hal yang anda kerjakan dari pagi hingga malah hampir tidak pernah lepas dari bantuan indera penglihatan ini. Mata hampir tidak pernah beristirahat terkecuali saat kita sedang tidur. Oleh sebab itu, kesehatan mata harus terjaga secara optimal. Menghasilkan mata sehat sebenarnya cukup mudah, apalagi bagi anda yang hobi mengonsumsi buah atau sayur. Ya, kesehatan mata sangat bergantung pada berbagai unsur vitamin yang anda konsumsi setiap hari. Kebiasaan ini akan berguna bagi kesehatan mata dalam jangka panjang yang pasti akan menguntungkan bagi anda nantinya.

Salah satu penyakit mata adalah Sakit Mata Belekan merupakan sakit mata yang biasanya juga diikuti oleh mata merah dan dimana mata mengeluarkan lendir atau mukus yang berlebihan akibat adanya infeksi atau radang pada mata. Biasanya belekan disebabkan oleh lendir yang sifatnya kental dan banyak keluar pada malam hari sehingga penderita akan sulit membuka mata pada pagi hari.

Penyebab Mata Belekan

Meski umumnya mata belekan merupakan hal yang wajar, namun dalam beberapa kasus, belek berlebih atau yang semakin menumpuk disertai dengan beberapa gejala yang tidak biasa dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya seperti peradangan pada konjungtiva, blepharitis, timbilen atau bintitan hingga ulkus kornea dan trauma mata berat yang dapat menyebabkan kebutaan. Untuk lebih labjut mengenai penyebab dan gejala mata belekan simak ulasan berikut

1. Konjungtivitis

Konjungtivitis merupakan inflamasi atau peradangan yang terjadi pada konjungtiva, yakni membran tipis bening yang melapisi permukaan bagian dalam kelopak mata dan melindungi sklera (bagian putih dari mata). Peradangan yang terjadi pada konjungtiva menyebabkan bagian putih dari mata menjadi merah dan menimbulkan belek berlebih hingga membuat mata sulit terbuka. Konjungtivitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Meski terkadang reaksi alergi juga dapat memicu terjadinya konjungtivitis atau mata merah

2. Infeksi Mata

Bermacam-macam infeksi, seperti blepharitis atau peradangan di kelopak, bisa menyebabkan iritasi pada mata yang membuat kotoran menumpuk. Contohnya, bulu mata penuh dengan kotoran yang lengket sehingga mata sulit dibuka saat bangun tidur. Secara umum, cara mengatasinya cukup dengan mengompres mata dengan air hangat atau menjaga kebersihan kelopak dengan pembersih khusus atau sampo bayi yang dicampur air.

3. Saluran Tersumbat

Air mata diproduksi sepanjang hari tapi pelembap tambahan diproduksi lewat lubang di kelopak atas dan bawah mata dan disebut puncta. Bila lubang atau salurannya tersumbat, produksi air mata menjadi lebih banyak. Masalah ini, yang sering dialami anak-anak, biasanya hilang dengan sendirinya, tapi bisa juga lebih serius sehingga membutuhkan bantuan dokter.

4. Blepharitis

Blepharitis merupakan peradangan pada kelopak mata yang menyebabkan area tersebut mengalami pembengkakan dan kemerahan. Peradangan ini terjadi karena adanya produksi minyak abnormal dari kelenjar meibomian di tepi bagian dalam kelopak mata yang disebut juga dengan meibomian gland dysfunction (MGD). Selain terjadi pembengkakan pada kelopak mata, blepharitis disertai dengan penumpukan belek hingga membuat penglihatan tampak buram dan kelopak mata menjadi lengket.

5. Dacryocystitis

Dacryocystitis merupakan infeksi pada sakus lakrimalis atau kantung lakrimal yang terletak di antara sudut bagian dalam kelopak mata dengan hidung. Kondisi ini umumnya disebabkan akibat terjadinya penyumbatan atau blokade pada saluran air mata. Seseorang yang mengalami dacryocystitis biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti munculnya benjolan lunak di bawah kelopak mata bagian dalam, mata berair dan kemerahan serta belek pada mata yang terasa lengket dan membuat penglihatan menjadi kabur.

6. Lensa Kontak Yang Tidak Steril

Memakai lensa kontak yang kotor atau sudah kadaluwarsa juga merupakan penyebab umum dari belekan. Menggunakan lensa kontak yang terlalu lama sangat berbahaya. Pertama, lensa kontak sudah terkontaminasi dengan bakteri atau organisme virus yang berkembang biak di bahan lensa kontak. Kedua, endapan protein dan minyak yang berasal dari air mata akan terbentuk di permukaan lensa kontak. Hal ini membuat tubuh anda mengalami peradangan di sekitar mata yang menyebabkan belekan.

7. Mata kering

Ironisnya, kelebihan air mata kadang-kadang dianggap karena mata kering. Dalam kasus ini, kelenjar lacrimal yang memproduksi air mata untuk membasahi indra penglihatan itu, hanya memproduksi sedikit air. Untuk mengatasinya, teteskan air mata buatan.

Gejala Mata Belekan

Penyakit mata merah (konjungtivitis) pada umumnya bersama-sama dengan gejala mata memerah serta terasa gatal dan bengkak. meski tiada sakit, namun sangat mengganggu seperti terganjal oleh bulu mata atau oleh benda kecil atau partikel kecil dan rasanya sangat gatal. selain itu, mata juga mengeluarkan cairan dari mata berwarna putih, kuning ataupun hijau serta bening.

Penyakit mata merah (konjungtivitis) bisa saja hanya menyerang sebagian mata kanan saja atau bagian kiri saja. tetapi biasanya konjungtivitis ini menyerang dua -duanya baik mata sebelah kanan maupun mata sebelah kiri dikarenberencana infeksi menular. Penyakit mata merah pada umumnya tiada berencana berdampak pada penurunan ketajmenenteramkan pada penglihatan seseorang. Berikut ini ada beberapa ciri-ciri belekan pada mata

1. Lendir Hijau Atau Keabuan Kental

Belek mata yang menyerupai lendir kehijauan atau putih keabuan dapat menunjukkan infeksi mata yang diakibatkan bakteri piogenik (produsen nanah), alias konjungtivitis bakterial. Peradangan selaput mata ini juga ditandai dengan mata kemerahan, seperti berpasir, teriritasi dan gatal. Dalam beberapa kasus, pembentukan belek bisa begitu parah sehingga menyegel mata anda tertutup rapat sementara saat anda bangun pagi.

2. Lendir Berwarna Kuning

Lendir berwarna kuning yang disertai dengan rasa sakit saat berkedip dan benjolan kecil di kelopak mata seperti jerawat (bengkak, kemerahan) dapat disebabkan oleh tembel, alias hordeolum (mata bintitan). Kelenjar kelopak mata kadang bisa tersumbat dan terinfeksi, menyebabkan lendir.

3. Bebola Lendir Berwarna Putih Atau Kuning

Bebola lendir berwarna putih atau kuning yang jatuh bersama air mata adalah tanda umum dari dakriosistitis, infeksi sistem drainase air mata atau kantung nasolakrimalis. Jika anda memiliki kondisi ini, anda mungkin mengeluhkan rasa sakit di seluruh wajah, kemerahan dan pembengkakan di sekitar area tulang hidung atas dengan pojok mata dalam. anda juga mungkin memiliki lendir yang keluar dari puncta, lubang drainase kecil di kelopak mata. Kondisi ini dapat menjadi serius jika tidak ditangani dengan antibiotik.

4. Lendir Berwarna Putih Berair, Lengket Dan Berserabut

Munculnya lendir berwarna putih berair, lengket dan berserabut merupakan tanda dari konjungtivitas alergi. Akibat dari reaksi alergi ini menyebabkan mata memproduksi belek serta partikel lainnya yang bercampur menjadi satu dan mengental pada bagian bawah mata. Penyebab lain dari konjungtivitas alergi adalah debu, iritasi, serbuk sari, bulu, make up, cairan lensa kontak, tetes mata dan polutan bahan kimia lainnya dapat mempengaruhi dan menyebabkan masalah alergi pada mata.

5. Belek Tebal Kering Berpasir

Belek yang berkerak menumpuk tebal di kelopak dan bulu mata mungkin disebabkan oleh blepharitis. Blepharitis kadang disebabkan oleh bakteri yang ditemukan di kulit anda. Bakteri dapat tumbuh dan menginfeksi kelopak dan bulu mata, menyebabkan kemerahan dan peradangan. Kelopak mata juga dapat menebal dan membentuk sisik kulit mati seperti ketombe.

6. Cair

Air mata yang bercampur dengan sedikit lendir, tetapi juga bisa berwarna kuning pucat, dapat disebabkan oleh konjungtivitis viral. Konjungtivitis virus sering dikaitkan dengan virus penyebab penyakit pernapasan bagian atas. Virus ini menyebabkan pembengkakan kelompak mata, penglihatan kabur, mata kemerahan, dan sensasi “kelilipan” terus-menerus. Peradangan dan iritasi yang disebabkan virus akan menyebabkan mata anda terus berair. Kondisi ini sangat menular.

Itulah ciri-ciri mata belekan yang harus anda waspadai. Jika mata belekan anda berupa nanah atau darah (pendarahan subconjunctival), segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengoabtan yang tepat. Selain itu masih banyak infeksi mata yang menyebabkan mata belekan abnormal. Ini termasuk: herpes mata (infeksi virus berulang), keratitis jamur (peradangan kornea yang jarang namun serius) dan Acanthamoeba keratitis (infeksi parasit yang berpotensi membutakan; biasanya disebabkan oleh pemakaian lensa kontak yang tidak higienis atau berenang sambil mengenakan lensa kontak)

Cara Mengatasi Mata Belekan

Pada umumnya orang biasa mengusap atau mengucek mata untuk menghilangkan belek ketika bangun tidur. Namun tak jarang ada yang sulit membuka matanya karena penumpukan kotoran mata yang terlalu banyak. Jika hal tersebut terjadi, anda dapat mengusapkan handuk yang sebelumnya sudah di rendam dengan air hangat secara perlahan pada bagian mata. Namun jika mata belekan disebabkan oleh penggunaan kontak lensa, anda harus rutin mengganti kontak lensa sesuai dengan masa berlakunya dan bersihkan kontak lensa sesuai dengan petunjuk dokter.

1. Jangan Menggaruk Mata Anda

Menyentuh dan menggaruk mata yang sedang belekan sangatlah tidak disarankan. Mengapa? Penyebab nomor satu mata belekan adalah karena adanya infeksi pada mata anda. Bila anda menyentuh mata anda, maka sangat mungkin sekali kuman dari satu mata akan berpindah ke mata lainnya. Menyentuh dan menggosok mata yang sedang belekan pun dapat memperparah proses infeksi pada mata yang sedang tersebut. Bila anda ingin membersihkan mata anda dari belek, lakukan dengan menggunakan kain yang dicelupkan ke air panas. Tempelkan pada mata anda, sambil digosok dengan lembut, lalu cuci kain tersebut.

2. Jangan Memakai Obat Tetes Mata Terlalu Sering

Memakai obat tetes mata dapat menyembuhkan mata belekan atau mata merah. Namun, beberapa obat tertentu tidak boleh dipakai terlalu sering tanpa tujuan yang jelas. Pemakaian obat tetes mata yang boleh dipakai terus menerus hanyalah yang mengandung air mata buatan saja. Hindari membeli obat mata yang mengandung antibiotik, pemutih mata merah dan kortikosteroid tanpa resep dokter. Jangan juga memakai obat tersebut dalam jangka waktu yang lama tanpa resep dokter. Hal tersebut dapat menyebabkan mata radang dalam jangka panjang dan bahkan sampai menimbulkan kebutaan bila dipakai dalam jangka waktu yang lama tanpa tujuan yang jelas, lakukan juga beberapa perawatan sederhana dirumah guna membantu menghilangkan belek berlebih sekaligus meredakan gejala-gejala lainnya.

Menggunakan Berbagai Bahan Herbal

Berbagai bahan herbal dapat membantun mengatasi mata belekan. Salah satu bahan herbal yang berguna untuk mengatasi mata belekan adalah daun sirih. Cara pengobatan mata belekan dengan menggunakan daun sirih. Selain bisa digunakan sebagai obat keputihan karena jamur , daun sirih bisa digunakan sebagai obat mata. Caranya adalah :

  • Ambil satu lembar daun sirih, bersihkan sampai bersih dan rebus dengan ditambahkan sedikit garam hingga mendidih.
  • Setelah itu angkat dan tunggu hingga dingin, kemudian saring menggunakan kain yang bersih.
  • Pakai air saringan tersebut untuk membersihkan mata yang sakit. Lakukan cara ini sebanyak 3 kali sehari.

Sekianlah artikel tentang penyebab mata belekan dan gejalanya, usahakanlah senantiasa menjaga tubuh agar tetap segar dengan melakukan rutinitas olah raga serta memperbanyak asupan sayur – sayuran dan buah – buahan sehingga daya tahan tubuh meningkat serta tidak mudah terserang penyakit. semoga bisa menambah wawasan anda.

You Might Also Like