Mengenal Angin Darat Dan Laut Serta Proses Terjadinya

Angin merupakan sebuah fenomena alam yang tak terlihat akan tapi terasa keberadaannya. Ia bisa mendesir pelan menyejukkan akan tetapi juga bisa bertiup kencang dan tak jarang merusak serta merobohkan pohon, bangunan bahkan perkampungan. Sistem angin di bumi ini dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu angin yang bersifat umum dan angin yang bersifat lokal. Angin laut dan angin darat merupakan angin yang bersifat lokal.

Selain angin laut dan angin darat, contoh angin yang bersifat lokal lainnya adalah: angin lembah, angin gunung, angin fohn, dll. Angin lokal dikategorikan sebagai angin yang terjadi hanya pada daerah-daerah tertentu yang dipengaruhi oleh kondisi setempat.

Pada dasarnya angin lokal yang berupa angin darat dan angin laut berhubungan dengan sifat daratan dan lautan dalam menerima dan melepaskan panas. Daratan lebih cepat menerima panas dan lebih cepat pula melepaskan panas. Sedangkan lautan lebih lambat menerima panas serta lebih lambat melepaskan panas. Selain itu, angin darat dan angin laut dapat terjadi karena adanya perbedaan fisik darat dengan laut.

Berikut penjelasan lengkap pengertian angin darat, pengertian angin laut, manfaat angin darat dan angin laut dalam kehidupan sehari-hari. Nah, sekarang kita lihat bagaimana sebenarnya mekanisme terjadinya Angin Darat dan Angin Laut tersebut?. Ada dua konsep yang harus kalian ketahui dulu tentang proses terbentuknya kedua angin tersebut yaitu:

1. Sifat Permukaan Bumi

  • Daratan lebih cepat menyerap dan melepas panas.
  • Lautan atau perairan lebih lambat menyerap dan melepas panas.
2. Hubungan Antara Suhu Dan Tekanan
  • Suhu tinggi berarti tekanan minimum.
  • Suhu rendah berarti tekanan maksimum.
Selain itu, angin darat dan angin laut dapat terjadi karena adanya perbedaan fisik darat dengan laut. Berikut ini adalah pengertian angin laut dan angin darat:

Pengertian Angin Darat dan Laut

Angin Laut atau sea breeze adalah angin yang bertiup dari arah laut ke darat. Angin Laut terjadi pada siang hari, saat matahari mulai memancarkan panasnya. Daratan adalah benda padat yang dapat menyerap panas matahari, jauh lebih cepat dari pada lautan yang merupakan benda cair. Hal ini disebabkan oleh suhu di atas daratan yang lebih tinggi dari pada suhu di atas lautan, udara di atas daratan pun lebih cepat menjadi panas dan naik. Akibatnya terjadilah gradien tekanan dari lautan yang lebih tinggi ke daratan yang lebih rendah. Maka terjadilah angin laut. Angit Laut mulai terjadi pada siang hari sekitar pukul 09.00 WIB, Makin siang, embusannya semakin kuat. Embusan angin laut paling kuat, terjadi sekitar pukul 16.00 WIB sore hari.

Angin darat atau lan breeze adalah angin yang bertiup dari daratan ke arah lautan. Angin Darat umumnya terjadi pada malam hari, dimana saat matahari sudah tidak lagi memancarkan panasnya. Daratan yang lebih cepat menyerap panas matahari, akan melepaskan panas dengan lebih cepat pula dibanding lautan karena kapasitas panas pada tanah lebih rendah dibanding air, akibatnya perbedaan suhu tersebut menyebabkan terjadinya angin laut lama kelamaan hilang dan sebaliknya muncul perbedaan tekanan udara yang berlawanan karena tekanan udara di atas laut lebih panas menjadi lebih rendah daripada daratan.

Maka udara dingin dari atas daratan pun mengalir pada lautan untuk mengisi daerah yang kosong tersebut, sehingga terjadilah angin darat. Angin darat mulai terjadi pada malam hari sekitar 21.00 hingga 06.00 WIB.

Proses Terjadinya Angin Darat Dan Laut

Permukaan bumi sebagian tertutup oleh laut dan sebagian lagi tertutup oleh daratan. Akibatnya terjadi perbedaan temperatur udara yang nyata pada kedua permukaan bumi tersebut. Akibat perbedaan temperatur udara menyebabkan terjadinya angin laut pada siang hari dan terjadinya angin darat pada malam hari. Peristiwa ini terjadi karena daratan lebih cepat menerima panas pada siang hari dan cepat melepaskan panas pada malam hari. Sebaliknya, lautan sebagaimana sifat fisik air laut, lebih sulit untuk menerima panas dan lebih sulit pula untuk melepaskan panas.

Keadaan itulah yang menyebabkan perbedaan tekanan udara di kedua tempat sehingga menimbulkan terjadinya gerakan angin secara tetap. Pada siang hari, udara di daratan lebih panas dari pada di permukaan laut sehingga tekanan udara di darat lebih rendah (minimum) dan tekanan udara di laut lebih tinggi (maksimum). Sesuai dengan hukum Buys Ballot, bahwa udara bergerak dari daerah bertekanan udara maksimum ke daerah bertekanan udara minimum, maka angin bertiup dari laut ke darat dan disebut angin laut. Para nelayan tradisional memanfaatkan angin laut sebagai sumber tenaga alam untuk memudahkan mereka berlayar ke tepi pantai.

Pada malam hari udara di darat lebih dingin karena angin darat cepat melepaskan panas. Tekanan udara maksimum berada di darat sedangkan laut bertekanan udara minimum. Angin laut berhembus sekitar pukul 16.00 sore, sebaliknya angin darat berhembus sekitar pukul 03.00 dini hari. Angin darat dimanfaatkan oleh nelayan tradisional sebagai sumber tenaga alam untuk melaut. Itulah alasan mengapa nelayan tradisional keluar pada waktu subuh. Ingat, bahwa nama angin selalu disebutkan berdasarkan arah dari mana datangnya. Misalnya, disebut angin laut karena datangnya dari laut dan disebut angin gunung karena datangnya dari gunung.

Manfaat Angin Darat dan Laut:

  1. Angin Darat: menyebabkan udara berhembus dari daratan ke lautan pada malam hari, itulah yang dimanfaatkan oleh para Nelayan kita menuju ke tengah lautan untuk mencari ikan. Nelayan hanya perlu menambahkan layar untuk menggerakkan perahunya menuju lautan dengan bantuan angin Darat. Itulah sebabnya Nelayan mencari ikan pada malam hari
  2. Angin Laut: Menyebabkan udara berhembus dari lautan ke daratan pada pagi sampai siang hari itu juga dimanfaat oleh para nelayan untuk pulang ke daratan. Dengan memanfaatkan hembusan udara yang bergerak menuju daratan untuk menggerakkan perahu mereka menuju daratan hanya dengan memasang layar. Jadi Nelayan tidak memerlukan mesin jika ingin lebih berhemat.

Demikian penjelasan yang bisa kami sampaikan tentang pengertian perbedaan Angin Laut Dan Angit Darat semoga dapat bermanfaat dan bisa menambah wawasan kita semuanya. Sampai jumpa pada postingan selanjutnya.